Kelompok Pekerja Pembuat ”Begisting” Dermaga Kolam Tambat Kapal Menunggu Kelompok Kerja Pembesian

0
23
Kelompok pekerja yang melaksanakan pekerjaan pembesian ditunggu kelompok pekerja pembuat ''begisting'' dermaga tambat kapal di kawasan Pulau Seprapat Juwana yang memang harus melaksanakan pekerjaan paling njelimet.(Foto:SN/aed)  

SAMIN-NEWS.com, PATI – Kendati tidak bisa bekerja secara cepat mengingat pekerjaan yang dilaksanakan memang paling ”njelimet”, karena harus merangkai kerangka besi dan mengikatnya bagian yang harus diikat satu per satu, maka kelompok pekerja lain harus menunggu. Adapun kelompok pekerja dimaksud, adalah bagian pembuata cetakan sementara (begisting) beton, untuk konstruksi dermaga kolam tambat kapal di kawasan Pulau Seprapat Juwana itu.

Dengan pola kerja pembesian seperti itu, maka kelompok kerja pembuat cetakannya harus menyesuaikan karena bahan materaialnya sebelum dilakukan pembesian dan pengecoran beton, sudah dimanfaatkan sepenuhnya.Yaitu, untuk cetakan konstruksi dermaga di depannya, sehingga setelah dilakukan pengecoran baru bisa melanjutkan pekerjaan berikutnya.

Salah seorang pelaksana lapangan rekanan yang bersangkutan, Moch Kholiq ketika ditanya berkait hal tersebut membenarkan, dan sistem kerja seperti itu memang tak bisa dihindari karena untuk pekerjaan pembuatan begisting memang sudah kehabisan material. ”Di antaranya, adalah tiang penyangga (stiger) untuk konstruksi lantai dermaga yang memang menjadi tumpuan utama,”ujarnya.

Sementara itu, bagian pekerja yang melaksanakan perangkaian kerangka besi juga terlalu njelimet diawali harus memotong panjang batang besi sesuai ukuran masing-masing. Jika batangan besi yang harus dipotong itu sudah siap, maka tahapan berikutnya adalah merangkainya satu per satu pula di atas tempat cetakannya, sehingga dalam hal merangkai kerangka besinya akan menyita waktu tersendiri.

Selesai pekerjaan perangkaian kerangka besi, barulah dilakukan pengecoran beton pada lantai dermaga tambat kapal tersebut. Seperti Jumat (1/Oktober) 2021 kemarin, pihaknya juga hanya bisa melakukan pengecoran lantai dermaga kolam tambat kapal sepanjang 25 meter, tapi paling tidak sudah ada tambahan.

Terlepas dari tambahan hasil pengecoran beton pada konstruksi lantai dermaga sepanjang itu, akhirnya panjang dermaga yang sudah dilakukan pengecoran bertambah menjadi 350 meter. ”Sebab, sebelumnya yang sudah dicor dermaganya adalah 350 meter ditambah 25 meter, sehingga sisa panjang yang harus dicor masih berkisar antara 300 meter, karena panjang dermaga seluruhnya 675 meter,”imbuhnya.