Bendung Bertek yang Kini Tengah Dalam Perbaikan Penuh Sangkrah

0
37
Bendung Bertek di alur Kali Lengkowo masuk Desa Dadirejo, Kecamatan Margorejo, Pati, karena hujan di kawasan hulu tadi malam, maka ”sangkrah” pun menumpuk di bendung tersebut.(Foto:SN/aed)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Hujan deras yang berlangsung di kawasan hulu alur Kali Lengkowo menyebabkan Bendung Bertek di alur kali tersebut dipenuhi tumpukan ”sangkrah.” Padahal, saat ini di lokasi bendung tersebut tengah berlangsung paket pekerjaan perbaikan bendung dan jaringan irigasinya, tapi tidak sempat menyebabkan pekerjaan tersebut terganggu.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kondisi menumpuknya ”sangkrah” tidak hanya terjadi di hulu bendung meliankan juga di banyak alur kali. Aplagi, yang di atas alur kali itu mempunyai banyak jembatan, seperti alur Kali Simo, di sepanjang pinggir ruas jalan Pati-Juwana, dan juga banyak alur kali lainnya, termasuk di antara di alur Kali Bapoh dan Kali Kersulo.

Hal tersebut terjadi, karena perilaku masyarakat di kawasan hulu kali di sisi timur Lereng Muria ini, banyak membuang berbagai jenis potongan cabang maupun ranting pepohonan, termasuk juga potongan bagian pucuk maupun pokok (dangkel) rumpun bambu. Belum lagi tambahan potongan batang pohon pisang, sehingga bila turun hujan deras maka semuanya masuk ke alur kali.

Kendati tidak banyak ”sangkrah” yang sempat terdorong gelontoran air masuk alur kali di hilir Bendung Bertek.(Foto:SN/aed)

Akibatnya, jika gelontoran air dari hulu keburu berkurang maka ”sangkrah-sangkrah” tersebut tak mampu terdorong karena terhalang ”mercu” bendung. Jika semua ”sangkrah” tersebut sempat terdorong turun di bawah ”mercu” bendung atau ke hilirnya, tapi hal itu tidak sampai mengganggu pelaksanaan pekerjaan perbaikan bendung yang saat ini sudah memasang senderan di sisi tepi kanan dan kiri, di bagian hilir bendung.

Selain itu, jaringan irigasi di sisi kanan bendung meskipun sempat kemasukan limpasan air dari bendung, tapi juga tidak mengganggu pelaksanaan pekerjaan pemasangan senderan. Akan tetapi, ancaman gelontoran air dalam kapasitas besar di alur kali tersebut sewaktu-waktu bisa terjadi tak bisa dihindari, terutama bila di kawasan hulu berlangsung hujan deras.

Diminta tanggapannya berkait hal tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, H Darno menyampaikan pihaknya akan segera turun ke lokasi untuk mengecek kondisi tersebut. ”Hari ini, kami ada tugas dinas ke Semarang sehingga untuk keperluan itu baru bisa kami lakukan, Kamis (28/Oktober) besok,”ujarnya.