Rekanan Paket Pekerjaan Tambat Kapal Sudah Berlakukan Kerja Lembur

0
51
kolam tambat kapal, juwana
Satu bagian pekerjaan dari dermaga kolam tambat kapal adalah penyediaan fasilitas tambat kapal patroli Angkatan Laut (AL) yang sudah mulai dikerjakan.(Foto:SN/aed)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Dalam memenuhi petunjuk dan saran dari pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPKM) paket pekerjaan dermaga kolam tambat kapal di kawasan Pulau Seprapat Juwana, rekanan pemenang tender paket pekerjaan itu sudah mulai melaksanaan kerja lembur. Utamanya, adalah bagian dari pekerjaan untuk pembuatan cetakan beton sementara (begisting) dan juga pekerjaan pembesian, di mana kedua bagian itu memang merupakan hal paling njelimet.

Dari upaya kerja lembur tersebut, kini sudah disiapkan lagi penyelesaian pembuatan begisting sepanjang 50 meter yang juga akan diikuti dengan perangkaian pembesian, sehingga dalam waktu secepatnya sudah siap dilakukan pengecoran lagi untuk konstruksi dermaganya. Dengan demikian, jika pekerjaan perangkaian kerangka besi tengah berjalan, maka pekerja pembuat cetakan beton sementara pun bisa melanjutkan lagi bagian yang di depannya.

Salah seorang pelaksana lapangan rekanan yang bersangkutan, M Kholik, ketika ditanya berkait hal tersebut membenarkan, sehingga pihaknya pun berharap agar dalam pelaksanaan kerja lembur pada malam hari tidak diguyur hujan. ”Akan tetapi, untuk pekerjaan yang membutuhkan dukungan alat berat berupa pemancangan saat ini semuanya sudah tuntas,”ujarnya.

Jika pekerjaan perangkaian besi berlangsung (atas) maka bagian pekerja pembuat cetak sementara beton untuk dermaga pada ruas di depannya pun berlanjut (bawah).(Foto:SN/aed)

Untuk pekerjaan dimaksud, lanjut dia, di antaranya meliputi pemancangan/penanaman ”sheet pile” konstruksi dermaga tambat kapal patroli Angkatan Laut (AL). Jumlah meterial untuk keperluan itu sebanyak 28 batang pada sisi kiri dan kanan, ditambah penyangga cetakan sementara beton berupa ”spun pille” sebanyak empat batang, dan satu bagian pekerjaan lainnya adalah penanaman ”sheet pille” untuk angkur.

Khusus yang disebut terakhir, semuanya sudah tuntas terpasang pada sisi kiri di sepanjang dermaga dengan jarak tiap angkur satu dan lainnya adalah 10 meter. Dengan demikian, untuk saat ini ”sheet pille” untuk angkur iti sudah mulai digali, kemudian  berikutnya dilakukan pengecoran, dan pada titik angkur inilah yang nanti kapal – kapal yang tambat dengan cara mengikatkan diri pada bagian konstruksi ini.

Untuk angkur dari ”sheet pille” yang sudah ditanam pada kedalaman 12 meter mulai digali bagian ujungnya yang akan berfungsi sebagai penguat tambatan kapal di dermaga.(Foto:SN/aed)

Mengingat bagian pekerjaan tersebut tinggal tahapan akhir, maka konsentrasi tetap fokus pada pembuatan begisting dan pekerjaan pembesian yang pada tahap akhir, adalah pengecoran beton untuk dermaga. ”Sedangkan dermaga yang saat ini sudah selesai dilakukan pengecoran panjang seluruhnya 300 meter, atau sebagian dari panjang keseluruhan dan akan segera diikuti dengan pengecoran 50 meter berikutnya,”imbuh dia.