Tarkadang Ada Baiknya Mengisolasi Diri dari Berbagai Informasi

0
13

SEBAGAI salah satu pengguna aktif media sosial, belakangan saya pribadi seringkali menjadi takut untuk sekedar beroponi atau berkomentar mengenai segala macam fenomena yang sedang viral di lini masa media sosial.

Jika perlu kita analogikan, media sosial saat ini tak ubahnya sebuah rimba dengan ribuan bahkan jutaan informasi di tiap menitnya.

Semua bisa terjadi, semua bisa bergulir menjadi bahan perbincangan asyik terlebih di tengah kondisi pandemi seeperti ini.

Meski begitu, dalam era kecepatan informasi semacam ini. Tentu kita dituntut untuk tidak reaktif dan menjadi sumbu pendek akibat sesatnya berbagai informasi.

Sebut saja Twitter, di kolom trending tiap hari selalu muncul berbagai topik yang sedang hangat diperbincangkan. Sebagian informasi dapat dipertanggung jawabkan, namun sebagian lagi tak lebih hanya sekedar pola bentukan dari salah satu pihak yang menghendaki saja.

Jika kita terlalu reaktif, apa bisa kita menahan diri kita untuk tidak terpancing dalam suatu perguncingan? Terlebih di Indonesia ada pasal karet UU ITE yang siap menjerat siapapun.

Saya pribadi, dalam beberapa kesempatan justru terkadang memang menyengaja untuk mengisolasikan diri dari berbagai informasi. Dalam beberapa titik, saya hanya ingin “Meneb” dan tidak terpengaruh oleh apapun.

Termasuk saat menulis ini, saya sendiri memang sedang sengaja tidak mau beropini dan mengikuti arus berbagai informasi yang ada di rimba media sosial.