Saat Peringatan HUT Kemerdekaan RI, di Pati Berlangsung Dua Pemakaman Jenazah Standar Protokol Covid-19

0
42
Megantuk di tengah kuburan karena terlalu lama menunggu jenazah yang akan dimakamkan, adalah pemandangan biasa di kalangan tim pemakaman.

SAMIN-NEWS.com, PATI  – Sebagaimana disampaikan Koordiator Tim Pemakaman Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati, sebelum memakamkan satu jenazah standar protokol Covid-19 yang waktunya bersamaan dngan peringatan HUT Ke-76 RI, Selasa (17/Agustus) tadi pagi. Yakni, dalam upaya meminta, agar momentum peringatan tersebut sebagai akhir dari pelaksanaan pemakaman jenazah tersebut bagi warga Pati, ternyata belum bisa dikabulkan.

Bahkan, papar salah seorang anggota tim pemakaman Pati selatan, Purnama, setelah selesai pemakaman jenazah seorang warga Desa Blingijati, Kecamatan Winong, siang harinya ada juga satu jenazah yang harus dimakamkan standar sama. Sedangkan jenazah warga yang dimakamkan tadi pagi, sebelum meninggal sempat dirawat di Ruma Sakit (RS) Sultan Agung Semarang.

Sementara itu jenaza susulan siag harinya, sesuai informasi yag dia terima, adalah warga Desa Tegalombo, Kecamatan Dukuhseti. ”Sebelum meninggal almarhum yang memang sudah berusia lanjut itu sempat dirawat di Rumah Sakit Islam (RSI) Margoyoso, sejak Sabtu (14/Agustus), dan hari ini meninggal sekitar pukul 06.50,” ujarnya.

Akan tetapi, lajut dia, untuk pemakaman adalah menjadi tugas tim Pati utara dan pemakamannnya juga tidak di desa tempat tinggal almarhum sebelumnya, melainkan harus dibawa ke Desa Ngurensiti, Kecamatan Wedarijaksa, untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa setempat. Dengan demikian, bersamaan dalam peringatan HUT RI dua jenazah warga Pati utara dan selatan dimakamkan standar protokol Covid-19.

Karena itu, apa yang menjadi harapan koordiaor pemakaman dan seluruh tim BPBD memang belum bisa dikabulkan, tapi harapan berikutnya untuk hari ini jenazah yang dimakamka kalau bisa cukup dua saja. Itu artinya untuk sore dan malam hari tidak ada lagi penambahan, sehingga bagi tim yang terbaik memang sudah selalu siap melaksanakan tugas.

Terlepas dari hal tersebut, tim juga tetap tidak kehilangan harapan bahwa pemakaman standar protokol Covid-19 di Pati tampaknya memang belum juga mau berakhir. ”Dengan demikian, kondisi tersebut tidak pernah membuat kami beserta seluruh tim berhenti mengharap, dan semisal masih tetap berlanjut kita pun selalu siap melaksanakan tugas,” tandasnya.