Rekanan Kolam Tambat Kapal Akan Tambah Rambu; Lokasi Tersebut Dikunjungi Banyak Orang

0
20
Di sekitar lokasi penempatan alat berat untuk memancangkan tiang penyangga ''spun pille'' dermaga kolam tambat kapal, banyak warga berkumpul untuk menyaksikan melayangnya layang-layang raksasa.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Kembali marakanya orang-orang berkumpul di kawasan lingkungan pekerjaan pembangunan kolam tambat kapal kawasan Pulau Seprapat Juwana, pihak rekanan yang melaksanakan paket pekerjaan tersebut segera tambat. Yakni, akan segera memasang rambu-rambu peringatan kepada para pengunjung agar lebih hati-hati.

Dengan kata lain, karena terlalu asyiknya mereka menikmati sajian melayangnya layang-layang raksasa akhirnya menjadi abai atas keselamatan diri sendiri maupun anggota keluarganya. Sebab, di lokasi kawasan itu selain terdapat alat berat untuk memancangkan tiang penyangga konstruksi dermaga juga banyak material terletak.

Untuk saat ini, papar pelaksana lapangan rekanan yang bersangkutan, Amin W, memang baru meterial berupa ”spun pille” yang sengaja disiapkan, untuk dipancangkan di sepanjang lokasi kolam . ”Sampai saat ini, kami masuh harus memancang material tersebut dalam jumlah lebih banyak tapi semua material sudah disiapkan di lokasi,” ujarnya.

Banyaknya tiang pancang jenis spun pille yang tertanam mepet dengan shite pille, dan sudah dibuka bagian ujung agar kelihatan tulang besinya, karena akan dilakukan pelaksanaan pembesian pada konstruksi dermaga.

Di sisi lain, lanjut dia, pihaknya juga mengingatkan agar para orang tua hati-hati dalam mengawasi putra putrinya untuk tidak bermain-main di atas lantai tembok penahan atau di atas ”shitte pille.”  Sebab, tepat di sisi lokasi konstruksi itu terdapat tiang pancang ”spun pille” yang sudah dikupas bagian ujungnya, sehingga kerangka besi pada meterial tersebut muncul berkait dengan persiapa pelaksanaan pembesian.

Permasalahannya jika sampai terpeleset jatuh, risikonya akan menimpa ”spun pille” karna penempatan tiang pancang itu antara satu dan lain hanya tiga meter, sehingga terhitung jaraknya cukup rapat. Dengan demikian lebih baik jika mengambil tempat di atas itu, lebih baik untuk anak-anak dipersilakan duduk saja, tidak perlu berlari-lari atau bergurau dengan teman lainnya.

Prisinpnya, upaya mengingatkan warga yang berada di lokasi proyek meskipun kedatangannya adalah setelah selesai jam kerja, tapi tetap harus berhati-hati. ”Apalagi, jika yang datang ke lokasi tersebut untuk melihat melayangnya layang-layang raksasa juga cukup banyak, sehingga suasananya memang benar-benar ramai,” imbuhnya.