Pasar Kayen Kembali Ditambah Fasilitas Los dan Kios

0
20
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati, Hadi Santosa.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Pasar Kayen dalam anggaran Tahun 2021 ini mendapat alokasi anggaran dari APBN, untuk penambahan fasilitas berupa kios dan los. Harapannya, agar kondisi di lingkungan pasar tersebut benar-benar semakin tertata secara maksimal, sehingga tiap hari tidak ada lagi pedagang yang berjualan di depan pasar.

Sebab, kondisi tersebut jika terus dibiarkan selain menimbulkan kemacetan arus lalu lintas untuk kedaraan yang melintas di depan pasar tersebut juga menimbulkan kecemburuan bagi para pedagang lain yang selama ini sudah menempati los dalam lingkungan pasar. Akan tetapi, setiap berjualan di pelataran mulai subuh dini hari, mereka enggan kembali menempati losnya.

Ditanya berkait hal khusus penambahan fasilitas kios dan los, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (disdagperin) Kabupaten Pati, Hadi Santosa membenarkan, dan sampai saat ini proses pengadaannya sudah siap dilaksanakan. ”Sebab, proses lelang terbuka kepada rekanan yang menyediakan jasa pekerjaan konstruksi tersebut sudah memasuki tahap akhir, yaitu tinggal penandatanganan kontrak,” ujarnya.

Lahan bagian belakang Pasar Kayen, untuk pengembangan penambahan kios dan los.(Foto:SN/dok-wid)

Selesai itu, lanjutnya, kepada rekanan pemenang tender paket pekerjaan itu diberikan surat perintah kerja (SPK), dan pihaknya akan meminta pendampingan pihak Kejaksaaa Negeri (Kejari) Pati. Tujuannya tak lain, agar dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut benar-benar sesuai ketentuan yang ada dalam kontrak mulai dari perancanaan sampai spek barang dan juga pemenuhan hari kalender pelaksanaan.

Di sisi lain, pagu anggaran yang dusediakan untuk membangun atau pengadaan fasilitas tersebut juga cukup besar karena mencapai Rp 3,7 miliar. Dengan demikian, sudah semestinya jika pihaknya tetap menginginkan hasil akhir dari pelaksanaan paket pekerjaan itu benar-benar maksimal, dan tidak terjadi permainan maupun penyimpangan.

Untuk volume paket pekerjaan penyediaan fasilitas tersebut, masing-masing meliputi sepuluh unit kios dengan panjang 3 meter dan lebar dua meter atau 3X2 meter/kios ”Sedangkan los yang harus dibangun untuk kapasitas daya tampung sebanyak 90 orang pedagang, dan lahan untuk keperluan tersebut juga sudah siap,” imbuhnya.