Raden Samudi; Bupati Pati ke Depan Belum Mau Bergeser dari Kawasan Timur

0
468
Raden Samudi menunjukkan silsilah dan asal-usul Bupati Juwana, Mangkudipuro I, II dan III.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Dalam kurun waktu tidak terlalu lama lagi gegap gempitanya kontestasi poltik, baik pemilihan bupati/walikota sampai gubernur dan presiden pasti akan merebak ke permukaan republik. Padahal berkait dengan hal tersebut, untuk pelaksanaannya baru akan berlangsung di Tahun 2024 mendatang.

Karena itu, jika sekarang mulai muncul upaya untuk melihat dari sisi terawang mata batin oleh orang-orang yang mempunyai kemampuan, tentu sah-sah saja. Sebab, hal tersebut jika ditilik dari sisi positifnya, tentu akan memunculkan orang-orang yang tidak hanya sekadar merasa punya hak sebagai bakal calon untuk tampil dalam kontestasi politik  itu.

Dengan demikian, jika seorang juru kunci makam Bupati Juwana yang juga pengurus Yayasan Mangkudipuro, Raden Sambudi, sejak dini sudah mengingatkan kepada siapa saja, utamanya yang hendak tampil sebagai bakal calon Bupati Pati. Yakni, untuk Bupati Pati mendatang setelah selesainya tugas dan jabatan Bupati Haryanto, belum bersedia jika bergeser dari wilayah tempat tinggalnya yang sekerang.

Maksudnya, Bupati Pati masa lima tahun terhitung sejak 2024 s/d 2029 nanti tidak akan bergeser ke lokasi temoat tinggal bakal calon baik di Pati selatan, barat, utara. ”Dengan kata lain, Buopati Pati tetap dari wilayah Pati timur, utamanya yang berdomisil di sisi timur alur Kali Juwana atau yang disebut juga Bengawan Silugonggo,” tandasnya.

Jika pihaknya secara terbuka mengungkapkan hal tersebut, lanjut dia,  hal itu bukan ”nggege mangsa,” atau memunculkan sengaja meramal, melainkan hal itu petunjuk melalui leluhurnya dalam komunikasi batin secara intens. Karena itu, hal tersebut tanda dilatarbelakangi atau jauh dari kepentingan tertentu, melainkan hanya menyampaikan gambaran berkait dengan kondisi politik Pati dalam pemilihan Bupati setelah berakhirnya masa pemerintahan Bupati Haryanto.

Barangkali, menyikapi apa yang disampaikan ini muncul pertanyaan, ”Apa memang benar demikian?”  Untuk Bupati Pati di masa lima tahun mendatang masih berasal dari wilayah Pati timur, uatamanya yang berdomisil di sisi timur alur Kali Juwana.

Hal tersebut tentu kembali pada apa yang disampaikan melalui kontak batin dengan leluhurnya, sehingga siapa pun boleh mengabaikan, atau sah-sah saja berkait dengan  apa yang saat ini dia ungkapkan. Sehingga hal itu bisa saja, dianggap sebagai mimpi di siang bolong yang pasti akan jauh dari kenyataan sebenarnya.

Hanya saja latar belakang sejarah, di Juwana ini tak pernah lepas dari tokoh yang menjadi leluhurnya, utamanya tiga Bupati Juwana masa itu, baik Mangkudipuro I, II, dan tiga semua mekamanya selama ini diurus oleh Yayasan Mangkudipuro. Tak ketinggalan, di kompleks makam ini juga terdapat makam tokoh yang tidak asing lagi, yaitu Mbah Sabarun.

Dari hasil  komunikasi secara intens  melalui  kedalaman mata batin dengan para leluhurnya, sebagai bukti salah satu hasilnya adalah  selama periode Tahun  2001 s/d 2021, semua Bupati Pati dari wilayah timur, bahkan masing-masing sampai dua kali masa jabatan. ”Selain Pak Tasiman (alm) yang sekarang masih aktif menjabat adalah Pak Haryanto,” imbuhnya.