Kemarin Masih Ada Dua Jenazah yang Dimakamkan Standar Protokol Covid-19

0
40
Karena tidak ada keluarga maupun warga yang menshalatkan jenazah untuk dimakamkan standar protokol Covid-19, maka dua orang tim yang berhelm dan bertopi pun harus menshalatkan jenazah tersebut.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Kendati Kamis (12/Agustus) 2021 kemarin masih ada dua jenazah yang harus dimakamkan standar protokol Covid-19, tapi hal tersebut bagi Tim Pemakaman Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati, tetap menunjukka masa pademi di Pati memag belum berakhir. Sebagai bukti, adalah masih adanya warga yang positif terpapar meskipun dirawat di rumah sakit (RS) ada yang meninggal.

Padahal sehari sebelumnya atau Rabu (11/Agustus) 2021, baik tim Pati utara maupun Pati selatan sudah tidak lagi melakukan pemakaman. Dengan demikian, bisa ditarik kesimpulan sampai saat ini meskipun tinggal satu atau dua jenazah harus dimakamkan standar protokol Covid-19, hal itu menunjukkan masih ada warga positif terpapar, tapi saat dirawat di rumah sakit ak berhasil disembuhkan.

Ditanya berkait warga yang meninggal asal wilayah kecamatan mana, Koordinator Tim Pemakaman BPBD Pati, Khayun Fulanun menyebutkan asal Juwana. ”Tepatnya, warga Desa Bakaran Wetan, Kecamatan Juwana, dan sebelum meninggal sempat dirawat di Rumah Sakit Budi Agung Juwana,” ujarnya.

Sedangkan sati jenazah lainnya, lanjut dia, adalah warga Desa Gebang, Kecamatan Gabus, dan sebelum meninggal sempat dirawa di RS Keluarga Sehat Hospital (KSH) Pati. Karena itu, pihaknya juga mengharap agar kawasan Pati utara yang sudah hampir sepekan tidak berlagsug pemakama  standar protokol tersebut benar-benar bisa bertahan maksimal, di mana semua warga mematuhi protokol kesehatan.

Akan tetapi semua itu hanyalah suatu harapan, karena kemampua kita untuk berupaya tentu sudah maksimal, hanya kapan berhasilnya tentu tetap harus bersabar menunggu. Padahal, masa pandemi Covid-19 ini sudah berlangsung lebih dari satu setengah tahun, dan harapannya kondisi sekerang seharusnya sudah kembali normal agar kehidupan masyarakat tidak semakin terperosok dalam kesulitan.

Karena itu, harapan berikutnya tak jauh berbeda agar warga Pati ini bisa kembali beraktivitas seperti biasa sebagaomana di masa-masa sebelumnya.”Dengan demikian, selain terus berharap memanag harus disertai terus berupaya untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh, agar mampu bertahan dari sebaran Covid-19,” imbuhnya.