Kapal Masih Dalam Proses Pembuatan Terbakar

0
71
Sebuah kapal baru masih dalam proses pembuatan, di galangan/dok milik H Zaenuri, warga Desa Bendar, Kecamatan Juwana, Senin (30/Agustus) 2021 tadi malam terbakar.(Foto:SN/dok-sbr-ko-nn)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Peristiwa kebarakan Senin (30/Agustus) 2021 tadi malam sekitar pukul 19.30 terjadi di galangan/dok kapal, milik H Zaenuri (52) yang berlokasi dekat lapangan Desa Bendar, Kecamatan Juwana. Akibat peristiwa tersebut, pemilik yang bersangkutan warga RT 02/RW2 desa setempat mengalami kerugian material tidak kurang dari Rp 1 miliar.

Kapal dengan kapasitas muatan 130 ton tersebut adalah merupakan kapal baru yang masih dalam proses pembuatan, tapi terbakarnya baru diketahui oleh saksi Warito (40) dan Kuntari (50), keduanya warga Bendar sekitar pukul 19.35. Sekitar setengah jam kemudian, kobaran api tersebut berhasil dipadamkan oleh regu Damkar Satpol PP Pati yang bahu membahu dengan jajaran terkait serta warga setempat.

Sebagaimana dilaporkan Kepala Satpol PP Pati, Sugiyono, sekitar pukul 19.00 WIB Zaenuri yang tak lain adalah pemilik kapal tersebut, saat pergi mencari makam melintas di jalan depan lapangan Desa Bendar. ”Saat melewati tempat kejadian terbakarnya kapal miliknya, yang bersangkutan melihat tidak terjadi apa-apa,” ujarnya.

Sebuah kapal baru masih dalam proses pembuatan, di galangan/dok milik H Zaenuri, warga Desa Bendar, Kecamatan Juwana, Senin (30/Agustus) 2021 tadi malam terbakar.(Foto:SN/dok-sbr-ko-nn)

Akan tetapi, lanjut Sugiyono, sekitar pukul 19.30 pemilik kapal itu ditelepon saksi Warito yang memberi tahu bahwa kapalnya terbakar dengan kondisi kobaran api yang sudah membesar. Kemudian Warito memberitahu kepada saksi lainnya, Kuntari untuk memberitahukan kejadian tersebut kepada pemerintah desa yang segera menelepon ke Damkar.

Selain itu pihak desa juga memberitahu kejadian tersebut ke Polsek Juwana dan ke Satpol PP dan Polres Pati, untuk menindaklanjuti penanganan terjadinya kebakaran ini. Sedangkan pihaknya bersama Regu Damkar yang mengerahkan 7 unit Pemadam Kebakaran Pemkab Pati, dan akhirnya api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.00, dan diikuti dengan proses pendinginan.

Dalam peristiwa kebarakan ini tidak terjadi korban jiwa, tapi kerugian meterial mencapai Rp 1.000.000.000 (satu miliar rupiah), karena kapal baru yang terbakar adalah jenis ”pursesaine” dengan panjang mencapai 20 meter, dan bagian yang terbakar meliputi atap sampai lambung kapal. ”Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan Inafis Polres Pati,” imbuh Sugiyono.