Pemakaman Jenazah Standar Protokol Covid-19 Ada Penurunan Di Bawah Angka 10

0
65
Tim pemakaman jenazah standar protokol Covid-19 dari BPBD Pati saat mengusung peti mati menuju ke lubang makam.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Bersamaan berlangsungnya Hari Raya Idul Adha 1442 H, Selasa (20/Juli) kemarin memunculkan sedikit harapan yang benar-benar membawa berkah bagi warga Pati tentunya. Apalagi, jika harapan tersebut juga bisa menjadi kenyataan, yaitu segera berakhirnya masa pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung selama ini.

Kendati  hal tersebut tidak hanya berlangsung di Pati, tapi sesuatu yang telah terjadi dan harus ditanggung semua warga ini benar-benar menjungkir-balikkan kondisi dalam kehidupan sehari-hari yang berkepanjangan. Sebab, warga sakit yang meninggal dan harus dimakamkan standar protokol Covid-19, ternyata sulit dihindari dan terus terjadi.

Bahkan, papar Koordinator Tim Pemakaman Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati, Khayun Fulanun, jumlah jenazah yang harus dimakamkan dengan standar tersebut terasa sangat sulit berkurang atau berakhirnya. ”Akan tetapi, hadirnya momentum Hari Raya Idul Adha kemarin, terjadi sedikit penurun yang melegakan,” ujarnya.

Sebab, lanjut dia, penurunan atau berkurangnya jenazah yang harus dimakamkan oleh tim organik pihaknya, ternyata sampai di bawah angka 10. Tepatnya di angka 8, dan sudah barang tentu hal tersebut diharapkan bisa berlangsung setiap hari tanpa diikuti dengan penambahan lagi, sampai akhirnya benar-benar selesai.

Hanya saja, semua itu tetap terbatas pada harapan sehingga selanjutnya tentu kembali menjadi teka-teki serta tanda tanya, kapan sekiranya hal tersebut bisa terwujud. Sebab, tanda-tanda menurun dan berkurangnya jenazah yang dimakamkan standar protokol Covid-19 sudah terjadi bersamaan momentum Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban.

Dengan demikian, berkurangnya setiap hari mudah-mudahan bisa menjadi kenyataan, di mana jika kemarin hanya 8 jenazah, maka hari juga semakin berkurang lagi. ”Dari jumlah sebanyak itu, dua tim organik 1 memakamkan (3 jenazah), tim organik 2 (2 jenazah) ditambah tim relawan Pati utara (3 jenazah,” imbuhnya.