Garda Depan Informasi, Diskominfo Pati Tekad Wujudkan Media Center

0
45
Kabid Informasi dan Komunikasi Publik, Endah Murwaningrum.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Salah satu tugas pokok dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pati adalah menyediakan informasi kepada masyarakat serta membangun komunikasi baik melalui media Pemerintah Daerah maupun Non Pemerintah Daerah. Untuk menunjang kegiatan itu, sejak tahun 2020 Diskominfo membangun Media Center sebagai layanan informasi komunikasi secara terintegrasi.

Kepala Bidang (Kabid) Informasi dan Komunikasi Publik, Endah Murwaningrum menuturkan bahwa Diskominfo selama ini telah melayani masyarakat melalui website mediacenter.patikab.go.id, yang merupakan portal online informasi seputar Kabupaten Pati.

Akan tetapi, menurutnya masih banyak hal yang harus dioptimalkan. Di samping itu, Diskominfo juga mempunyai beberapa misi ke depan yang ingin diwujudkan.

“Pertama, terwujudkannya aplikasi Serambi Depan Informasi (Sedep Informasi) yang terintegrasi dengan OPD terkait sehingga masyarakat Pati bisa mengetahui segala informasi tentang Pati,” ungkap Endah.

Ruang pres room.
Ruang literasi masyarakat.

Kedua, mewujudkan Press Room, yaitu sebuah ruangan khusus yang dibangun untuk kegiatan para awak media/wartawan dan terhubung dengan Ruang Literasi Masyarakat.

Ketiga, lanjutnya adalah Ruang Literasi Masyarakat. Ruangan ini didesain khusus untuk meningkatkan pengetahuan warga masyarakat Pati. Bisa dipinjamkan untuk umum, untuk kegiatan sosialisasi, pembelajaran sekolah.

Berkenaan dengan pembangunan media center, Endah mengatakan embrio dari kegiatan-kegiatan ini sebagian sudah dilaksanakan, mulai dari pembangunan fisik Media Center, sumber daya manusia yang sudah terlatih hingga kerjasama kepada segenap media.

“Diskominfo dengan teman-teman media juga sudah terjalin kerjasama yang harmonis, mengingat Pemkab Pati sangat membutuhkan peran aktif wartawan sebagai kontrol sosial dan penyaji berita atau program-program yang dimiliki oleh Pemkab Pati,” ungkapnya.

Pihaknya melanjutkan, meskipun begitu masih ada beberapa sarpras yang belum dimiliki. Antara lain digital signage, sound/speaker, instalasi yang menghubungkan antara press room dengan ruang literasi dll. “Tetapi kami berusaha memaksimalkan yang kami punya dulu, sehingga dengan budget seminimal mungkin, kita mendapatkan efek sebesar mungkin,” jelas Endah.