DKK Pati Catat Capaian Vaksinasi Rendah

0
31
Tenaga kesehatan sedang menyiapkan peralatan untuk swab.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Capaian vaksinasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati masih rendah. Sasaran vaksinasi untuk elemen masyarakat itu di antaranya Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) atau Tenaga Kesehatan (Nakes), pelayan publik, lansia hingga kelompok rentan.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit pada DKK Pati, Joko Leksono Widodo mengatakan total kumulatif yang harus dilakukan vaksinasi adalah sebanyak 1.040.722 orang.

Menurut Joko, data vaksinasi per Kamis (8/7), pemberian vaksin dosis pertama sebanyak 116.214 orang atau hanya 11,17 persen. Sedangkan yang mengikuti dosis kedua sebanyak 52.539 orang atau 5,05 persen.

Untuk SDMK sasarannya adalah 6.278, namun yang melakukan vaksinasi dosis pertama justru mencapai 6.872 SDMK atau 109,46 persen. Kemudian pada dosis kedua ada sebanyak 6.476 SDMK atau 103,15 persen.

“Capaian ini cukup bagus, karena melebihi dari sasaran awal. SDMK ini sebelumnya memang jadi prioritas, karena setelah mereka divaksin, selanjutnya SDMK yang melakukan penyuntikan,” ujarnya.

Bagi pelayan publik, targetnya adalah sebanyak 77.818 orang. Pada pemberian dosis pertama ada sebanyak 62.212 orang atau 79,83 persen. Kemudian pada pemberian dosis kedua, yang mengikuti sejumlah 23.985 orang atau 30,82 persen.

Sasaran vaksinasi bagi lansia adalah 128.780 orang. Vaksinasi dosis pertama hanya diikuti sebanyak 32.693 orang atau 25,39 persen. Pada pemberian dosis kedua justru mengalami penurunan, yakni hanya 17.723 orang atau 13,76 persen.

Sementara untuk masyarakat rentan dan umum, sasarannya sebanyak 712.818 orang. Pihaknya melaporkan vaksinasi dosis pertama diikuti sejumlah 14.526 orang atau 2,04 persen. Sedangkan pemberian dosis kedua sebanyak 4.355 orang atau 0,61 persen.

“Kalai dilihat dari datanya, masih banyak masyarakat rentan maupun umum yang belum vaksinasi,” imbuhnya.

Sementara untuk remaja dengam usia 12-17 tahun, hanya ada 2 orang yang melakukan vaksinasi dosis pertama. Untuk dosis kedua, tercatat masih 0. Padahal, sasarannya untuk remaja ini adalah 115.028 orang.