Pemerintah Kabupaten Pati Tengah Teliti Varian Covid-19 Delta

0
58
oto dari kiri, Kejari Pati, Mahmudi, Dandim Letkol CZi Adi Ilham Zamani, Bupati Haryanto serta Wabup Saiful Arifin

SAMIN-NEWS.com, PATI – Pemerintah Kabupaten Pati tengah meneliti varian delta, varian Covid-19 baru ini dari India. Pasalnya sebelumnya Kementerian Kesehatan menemukan varian delta di Kabupaten Kudus. Kabupaten Pati yang berdekatan dengan Kudus ini akan dites apakah juga menyebar ke Pati atau sebaliknya.

Bupati Pati Haryanto mengatakan di Kabupaten Kudus ada 32 sampel yang diteliti, dan di antaranya ditemukan positif. Ia mengaku memperoleh informasi dari Pangdam dan di Kabupaten Pati diminta untuk dites.

“Ditelepon oleh Pak Pangdam, Mas itu tulung dites. Dapat informasi akurat dan itu varian baru dari India,” kata Haryanto di Pendopo, Senin (14/6/2021).

Bahkan, lanjutnya tidak hanya Kabupaten Pati melainkan daerah di sekitar Kabupaten Kudus juga diminta melakukan hal yang sama untuk meneliti varian baru tersebut.

“Dan ini ambil sampel di wilayah Semarang, Demak juga di Pati. Oleh karena itu kita harus hati-hati,” jelasnya.

Covid-19 varian baru ini dinilai lebih berbahaya. Pasalnya penyebarannya cukup cepat. Dengan resiko penyebaran yang cepat ini, maka ini bisa menyebar ke Kabupaten Pati yang notabenenya adalah Kabupaten tetangga.

Direktur KSH Pati, dr Kelvin Kurniawan mengatakan penyebaran varian delta penyebarannya sangat cepat. Oleh karena itu, pihaknya berharap agar semua pihak bersama melawan pandemi Covid-19.

“Varian baru yakni delta, virus ini sangat berbahaya dengan penularan yang sangat cepat. (Bisa) berefek ke Kabupaten Pati. Dalam penangangan Covid-19 ini, kita harus sinergi bersama,” ujarnya.

Dr kelvin menyatakan hampir di seluruh rumah sakit di Kabupaten Pati tengah kelebihan kapasitas tempat perawatan pasien Covid-19. Maka, penanganan Covid-19 ini segera ditangani agar bisa dikendalikan.