KSH Pati Salurkan 500 Paket Sembako Bagi Warga yang Isolasi

0
62
Bupati Pati, Haryanto
Bupati Pati saat rakor Covid-19 di Pendopo Kabupaten Pati, Senin (14/6) bersamaan menerima bantuan sembako dari KSH

SAMIN-NEWS.com, PATI – Rumah Sakit (RS) KSH memberikan paket sembako untuk warga yang menjalani isolasi. Sebanyak 500 paket sembako ini dimaksudkan membantu masyarakat juga pemerintah daerah dalam menangani dan mengendalikan pandemi Covid-19.

Direktur RS Keluarga Sehat (KSH) Pati, dr Kelvin Kurniawan mengatakan bantuan sembako berasal dari program Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan. Bantuan sembako dari KSH ini diserahkan kepada Pemerintah daerah (Pemda).

“Dalam kesempatan ini kami berharap Bupati Pati Haryanto menerima CSR dari RS Keluarga Sehat dan PT. Keluarga Sehat Sejahtera berupa 500 paket sembako,” ujarnya.

Sembako dari RS KSH ini terdiri dari beras, minyak goreng, gula pasir teh celup, ikan dan susu kemasan. Hal ini dimaksudkan dalam rangka turut serta mendukung kebijakan Pemda terhadap penerapan PPKM berbasis mikro.

Menurutnya Covid-19 di Pati sudah meningkat, maka upaya tersebut adalah salah satunya dengan penerapan PPKM skala mikro. Ia menegaskan hal ini menjadi solusi untuk menghadapi pandemi Covid-19.

Pihaknya pun berharap kepada Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Pati untuk mendistribusikan pekat sembako ini kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 dan masyarakat yang isolasi mandiri.

Sementara Bupati Pati Haryanto menyampaikan dalam menangani Covid-19, Satgas Covid-19 Kabupaten Pati selalu melakukan upaya evaluasi. Evaluasi ini untuk melihat data perkembangan peta penyebaran Covid-19, dan di wilayah mana yang menjalani isolasi.

“Saya terimakasih dari KSH dan ndak henti hentinya kita lakukan evaluasi. Saya minta tolong daftar desa mana yang isolasi mandiri paling banyak ini di mana. Nanti itu diutamakan, kita fasilitasi dan kita gencarkan 3T itu,” kata Haryanto.

Haryanto mengatakan saat ini ada 151 RT zoba merah yang tersebar di 38 desa dengan status zona merah. Meski demikian, pihaknya menegaskan akan berusaha memutus mata rantai penyebaran Covid-19.