Kemarin Hingga Tadi Malam, 22 Jenazah Dimakamkan Standar Protokol Covid-19 di Pati

0
130
Tim Pemakaman Jenazah Standar Protokol Covid-19 dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati tetap dengan pasti melangkah untuk mempsiapkan pemakaman.(Foto:SN/dok/aed)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Hampir tak berbeda jauh dengan kondisi Jumat (25/Juni) 2021 lalu, bahwa warga Pati yang meninggal dan jenazahnya harus dimakamkan standar protokol Covid-19, jumlahnya hanya 20. Hanya saja, jumlah tersebut sedikit mengalami penambahan jika ditambah dua jenazah yang dimakamkan oleh tim dari dua desa, yaitu Plangtan dan Ngepungrojo.

Sebab, masing-masing tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati, baik Pati 1, Pati 2 (utara) dan Pati (3) semuanya berjumlah 20 jenazah. Masing-masing, Pati 1 sebanyak ( 8 jenazah) dan Pati 3 (7 jenazah), ditambah Pati 2 (utara) sebanyak (5 jenazah) atau seluruhnya 20 jenazah.

Akan tetapi berdasarkan keterangan yang dihimpun ”Samin News”, ada tambahan dari tim pemakaman ”Pangrutilaya” Plangitan, Kecamatan Pati. Yakni, jenazah seorang perempuan yang selama ini tinggal atau ikut anaknya di desa tersebut, serta tadi malam sekitar pukul 23.00 ditambah satu lagi pemakaman oleh tim pemakaman ”Jaga Tetangga” di Desa Ngepungrojo juga di Kecamatan Pati.

Proses pemakaman jenazah standar protokol Covid-19 baik pada siang maupun malam di Pati seperti ini memang alangkah baiknya jika bisa segera berakhir.(Foto:SN/dok/aed)

Dengan demikian, papar salah seorang personel tim pemakaman dari BPBD Pati, Purnama, jika dalam dua hari jenazah yang dimakamkan dalam jumlah seperti itu, tentu pihaknya mengharap untuk jenazah yang dimakamkan, Minggu (27/Juni) hari ini juga terus berkurang. Berapa pun berkurangnya, hal itu dia hanya bisa mengharap agar jumlahnya bisa lebih banyak.

Dengan kata lain, prinsipnya yang jenazah meninggal yang harus dimakamkan standar protokol Covid-19 di Pati ini jangan terus bertambah. Semoga apa yang menjadi harapannya dan juga harapan banyak orang itu benar-benar bisa dikabulkan, sehingga kondisi yang tidak semestinya saat ini juga segera berakhir.

Kendati hari ini juga sudah ada jenazah yang harus dimakamkan dengan standar protokol Covid-19, maka tim pun akan melaksanakan tugas secara maksimal. ”Apalagi, saat ini juga sudah ada sejumlah desa yang juga memiliki tim pemakaman, maka hal itu semua sudah menunjukkan kesiapannya,”imbuh dia.