Hari Ini Siang Menjelang Sore Tambah Lagi Dua Jenazah Dimakamkan Standar Protokol Covid-19

0
122
Pemakaman jenazah standar protokol Covid-19 di Pati seperti ini, belum diketahui pasti kapan berakhirnya.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Jika yang meninggal dan harus dimakamkan standar protokol Covid-19 di Pati tiap hari terus terjadi, maka hal tersebut seharusnya menyadarkan kita, bahwa masa pandemi ini masih akan terus berlanjut, entah sampai kapan. Buktinya, Selasa (1 Juni) 2021 hari ini, atau siang tadi sudah ada dua warga meninggal yang dimakamkan dengan standar tersebut.

Masing-masing, adalah jenazah seorang perempuan, warga Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo. Sebelum meninggal, almarhumah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dokter Loekmono Hadi Kudus, maka pemakamannya dilaksanakan oleh Tim Pemakaman dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati 1.

Selain itu, papar salah seorang anggota tim tersebut, Purnama, ganti tim pemakaman dari BPBD Pati 2 atau Pati utara harus memakamkan satu jenazah lainnya juga seorang perempuan, warga Desa Kertomulyo, Kecamatan Trangkil. ”Sebelum meninggal, almarhumah semoat dirawat di Rumah Sakit (RS) Fastabiq Sehat Pati,” ujarnya.

Di mana-mana pemakaman jenazah standar protokol Covid-19 di Pati ini tiap hari sepertinya memang tak bisa dihindari.

Selesaimnya pemakaman kedua jenazah oleh tim Pati selatan dan utara tersebut, lanjut dia, ternyata hal yang sama saat siang menjelang sore ini kembali terulang. Adapun yang bertugas memakamkan, lagi-lagi dari tim Pati utara dan Pati selatan.

Khusus yang di Pati seletan, pihaknya hanya mengetahui bahwa jenazah tersebut adalah seorang perempuan. Untuk asalnya juga disebutkan sebagai warga Dukuh Poncomulyo, Desa Gadudero, Kecamatan Sukolilo, dan sebelum meninggal sempat dirawat di salah satu rumah sakit (RS) di  Blora.

Sedangkan pemakaman satu jenazah lainnya  seorang laki-laki , oleh tim Pati utara yang sama asal nama desanya, yaitu Kertomulyo. ”Akan tetapi untuk Desa Kertomulyo yang ini, masuk wilayah Kecamatan Margoyoso, dan sebelum meninggal almarhum sempat dirawat di Rumah Sakit Islam (RSI) Margoyoso,” imbuhnya.