Dampak Banjir Salah Musim, Bendung di Desa Triguno Rusak

0
61
Dampak banjir karena derasnya hujan salah musim yang juga melanda sejumlah Desa di Kecamatan Pucakwangi merusak bendung air Triguno.(Foto:SN/dok-dar)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Bagi warga Pati selama ini jika harus menghadapi bencana banjir adalah banjir sebagai dampak derasnya hujan yang mengguyur pada musimnya, bukan hujan deras yang turun saat tepat menjelangnya berlangsungnya musim kemarau. Sebab, banjir yang terjadi di wilayah Kecamatan Jaken itu, terjadi pada Sabtu (26/Juni) sore hingga malam hari.

Banjir yang sama selain luber ke kawasan hilir di sisi utara Desa Trikoyo, Kecamatamn Jaken juga menerabas dan menggelontor ke barat. Tepat di sisi barat desa tersebut, adalah merupakan wilayah perbatasan antara wilayah Kecamatan Jaken dan Kecamatan Pucakwangi, tepatnya di Desa Sokopuluhan sehingga gelontoran air pun masuk ke alur Kali Jetak.

Kondisi tersebut, papar Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, H Darno yang sore dan malam itu mendapat informasi terjadinya bencana banjir bandang tersebut. ”Karena itu, pagi harinya, Minggu (27/Juni) kemarin kami harus memantau kondisi di lapangan,” ujanya.

Dampak banjir karena derasnya hujan salah musim yang juga melanda sejumlah Desa di Kecamatan Pucakwangi merusak bendung air Triguno.(Foto:SN/dok-dar)

Selain itu, lanjutnya jajaran personel SDA juga dikerahkan untuk mengecek lokasi fasilitas di kawasan yang dilanda banjir bandang. Kendati ada sejumlah yang mengalami kerusakan tapi tidak seluruhnya dalam kondisi parah, utamanya adalah beberapa bendung di alur kali yang tak mampu menampung gelontoran luapan air.

Salah satu di antaranya adalah Bendung Triguno, di alur Kali Jetak yang melintas di Desa Triguno, Kecamatan Pucakwangi. Sedangkan fasilitas sarana dan prasarana irigasi lainnya, termasuk yang terkena luberan air yang sampai juga di wilayah Kecamatan Winong, hanya terjadi kerusakan yang masih dalam batas kewajaran atau tidak terlalu parah.

Hal itu terjadi, karena air dari alur Kali yang terdapat di Pucakwangi juga ada yang menyambung sampai di wilayah kecamatan setempat, dan sisi baratnya ada juga Kali Godo yang menyambung juga ke alur kali lainnya di Desa Sinomwidodo, Kecamatan Tambakromo. ”Sedangkan di wilayah Kecamatan Jaken hanya terjadi luapan saja sehingga malam itu juga langsung surut,” imbuhnya.