Ratusan Rekening Penerima Bansos BPNT dan PKH di Kecamatan Jaken Kosong

0
640
Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin pada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlidungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsosp3akb) Kabupaten Pati, Tri Haryumi.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Sejumlah keluarga penerima manfaat (KPM) di Kecamatan Jaken gigit jari lantaran bantuan sosial dari Kementerian Sosial (Kemensos) ternyata kosong tak ada saldonya. Bantuan ini bisa dicairkan dengan kartu keluarga sejahtera (KKS). Padahal kartu ini dimaksudkan untuk tujuan pencairan bansos seperti BPNT maupun PKH.

Namun demikian, rekening KPM dalam KKS yang dikeluarkan oleh bank penyalur yang dalam hal ini adalah bank BRI ternyata tidak ada saldonya. Dengan begitu, bantuan nontunai dari pemerintah tidak bisa digunakan bagi yang bersangkutan.

Saldo rekening kosong ini di Kecamatan Jaken cukup banyak hingga ratusan. Misalnya di Desa Sumberejo terdapat kurang lebih 115 KPM. Jumlah ini belum ditambah dengan kpm di desa lainnya.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin pada Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berancana (Dinsosp3akb), Tri Haryumi membenarkan kejadian tersebut.

Rekening kosong ini bahkan tidak hanya terjadi di Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati melainkan dialami juga se-Indonesia. Pihaknya menyatakan, saldo rekening KKS kosong terjadi baik bantuan BPNT maupun PKH.

“Betul, (ini juga) se-Indonesia, akan tetapi ini masih dalam pembenahan,” kata Tri Haryumi saat dikonfirmasi Samin News, Jumat (21/5/2021).

Adapun pembenahan data di Kabupaten Pati tersebut, kata dia untuk bantuan BPNT sebanyak 15 ribu KPM sementara bantuan PKH sejumlah 250 penerima. Pihaknya mengaku pada bulan Mei dan Juni ada sebagian yang terisi.

“Sampai saat ini distribusi bantuan dan KKS masih berlanjut. Dan semoga akhir bulan Juni data sudah normal,” tutup Haryumi.