Pendistribusian Ratusan Paket Olahan Ikan di Dua Desa

0
75
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pati, Edy Martanto secara simbolis menyerahkan paket olahan ikan dari Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Semarang kepada warga Desa Kedalon, Kecamatan Batangan, dan Desa Purworejo, Kecamatan Margoyoso.(Foto:SN/dok-har)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Bertempat di Balai Desa Kedalon, Kecamatan Batangan Pati, Kamis (6 Mei) 2021 hari ini, Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Semarang, secara simbolis menyerahkan 600 paket olahan ikan . Masing-masing 300 paket kepada warga Desa Kedalon, Kecamatan Batangan dan 300 paket lainnya kepada Desa Purworejo, Kecamatan Margoyoso.

Dalam kesempatan tersebut, hadir selain Raden Gatot Perdana APi MPi dari BKIPM Semarang juga Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pati, Ir Edy Martanto MM mewakili Bupati Haryanto. Selebihnya hadir pula Wakil Ketua Komisi B DPRD setempat, Hj Endah Sri Wahyuningati dari Fraksi Partai Golkar, serta hadir secara virtual anggota Komisi IV DPR RI, Firman Subagyo.

Penyerahan paket olahan ikan segar kepada warga Pati ini, adalah sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan daya kesehatan masyarakat. Selebihnya juga untuk mengedukasi masyarakat, agar gemar memakan ikan.

Apalagi, papar Raden Gatot Perdana APi MPi dari BKIPM Semarang, bahwa ikan itu mengandung banyak protein. ”Dengan demikian, hal tersebut sangat tepat untuk dikonsumsi saat kondisi di masa pandemi sekarang ini,” ujarnya.

Dengan penydiaan ikan  segar ini, lanjutnya, tentu akan  dapat  memberikan manfaat kepada masyarakat, terutama yang berkait dengan hal kesehatan. Apalagi, ikan itu memiliki nutrisi yang sangat tinggi dengan vitamin dan mineral.

Ditambahkan, dengan gemar membudayakan makan ikan tentunya juga akan dapat mencegah stunting atau gizi buruk. Apalagi di Desa Kedalon ini, jumlah stunting dijetahui cukup banyak. Karena itu pihaknya juga bisa mengcover dan membantu menekan angka stunting, di desa tersebut.

Berkait bantuan tersebut, masih menurut Raden Gatot Perdana, adalah buah kerjasama  antara anggita Komis IV DPR RI, Furman Subagyo dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). ”Akan tetapi untuk pendistribusian sampai ke lokasi kami yang melakukan.” imbuhnya.

Saat hadir secara virtual, anggota Komisi IV DPR RI, Firman Subagyo antara lain mengungkapkan, sadar makan ikan di tengah situasi pandemi Covud-19 ini sangat penting. Hal tersebut untuk menjaga daya tahan tubuh masyarakat, dan amanat yang diberikan keada pihaknya adalah untuk menjaga keamanan pangan.

Tujuannya agar pangan tetap aman dan higienis dalam rangka untuk meningkatkan mutu makanan yang bergizi, maka untuk mendapatkannya, hal itu juga hak masyarakat. Apalagi, banyak ikan yang dijual di pasar itu kebanyakan bercampur dengan bahan pengawet.

Bahkan di Pati, paparnya lagi, sempat ada ikan bandeng yang dijadikan sarana untuk mengedarkan narkoba. Karena itu sekali lagi, ini adalah bentuk kepedulian dan komitmen pemerintah dan Komisi IV DPR RI terhadap Desa Kedalon, meskipun dilihat dari posisi antara desa dengan wilayah pesisir tidak terlampau jauh.

Akan tetapi angka stunting di desa ini justru masih tinggi. ”Karena itu kami sengaja masuk di desa-desa, untuk memberikan paket olahan ikan ini,” imbuhnya.