Pasar KUD Sukolilo Dinihari Tadi Terbakar

0
74
Situasi kebakaran Pasar KUD Sukolilo saat kobaran api mulai menyala dan berkobar membesar.(Foto:SN/dok-sah)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Selain Pasar KUD Sukolilo ada juga yang menyebutnya Pasar Paguyuban, berlokasi di Dukuh Lebak Wetan, Desa/Kecamatan Sukolilo, Jumat (21/Mei) 2021 sekitar pukul 02.15 dinihari terbakar. Sebanyak 50 unit kios dan sedikitnya 100 unit lapak los milik para pedagang tak bisa diselamatkan.

Selain itu, sebuah rumah tinggal milik Bambang Riyadi (54) yang berdekatan dengan lokasi tempat kejadian juga ikut terbakar. Akan tetapi, dalam musibah tersebut tidak sampai menelan korban jiwa, dan kerugian material yang dialami para pedagang dan pemilik rumah belum bisa dihitung secara keseluruhan.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun ”Samin News” menyebutkan, musibah kebakaran yang sementara diduga karena hubungan arus pendek listrik dalam pasar tersebut, kali pertama diketahui salah seorang pedagang. Yakni, Sutinah (45), warga Dukuh Bowong, Desa/Kecamatan Sukolilo yang berangkat dari rumahnya hendak berjualan di pasar tersebut.


Situasi kebakaran Pasar KUD Sukolilo saat kobaran api mulai menyala dan berkobar membesar. (Foto:SN/dok-yon)

Akan tetapi, sekitar pukul 02.15 atau setibanya di pasar yang bersangkutan melihat adanya kobaran api yang muncul di dalam pasar. Tepatnya, dari los lapak milik pedagang lainnya, yaitu Darwati dan Tipuk yang selanjutnya memberitahukan hal itu kepada penjaga pasar.

Kebetulan penjaga pasar yang bersangkutan tengah beristirahat dan minum kopi, kemudian kebakaran itu disampaikan kepada warga sekitar. Selain itu, kebakaran tersebut juga diumumkan melalui pengeras suara mushala, dan ada pula yang menghubungi Ketua Paguyuban, Giyo.

Sekitar pukul 02.30, jajaran Muspika bersama pemeterintahan desa, Puskesmas Sukolilo 1, relawan bersama masyarakat berupaya ikut membantu memadamkan api. Sementara itu Camat Sukolilo, Drs Supeno dan Kapolsek  Iptu Sahlan SH MM juga terjun langsung mengatur warga yang berjubel untuk mendekat ke lokasi kejadian.

Regu pemadam kebakaran, paparnya,salah seorang tokoh masyarakat setempat, Giyono, tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 03.00. Sebanyak 8 unit damkar, termasuk satu unit dari Damkar Pemkab Grobogan, dan PMI Pati bergerak saling bahu membahu memadamkan serta melokalisr api agar jangan sampai merambat ke bangunan lain.

Beruntung, dalam upaya memadamkan api kendaraan Damkar tidak mengalami banyak kesulitan untuk  mendapatkan air. ”Sebab, beberapa alur kali yang ada tak jauh dari lokasi  semunaya mengalirkan air,” ujarnya.

Kepada awak media, Camat Sukolilo Drs Supeno bersama Kapolsek Iptu Sahlan SH MM, membenarkan hal tersebut, dan api baru bisa dipadampak sekitar pukul 05.00. ”Akan tetapi, regu Damkar terus menyemprotkan air untuk melakukan pendinginan, agar api tudak menyala lagi,” tandasnya.