Paket Pekerjaan Peningkatan Ruas Jalan Winong-Pucakwangi Diamandemen

0
46
Hasil pelaksanaan pelebaran ruas jalan Winong-Pucakwangi di segmen 2, masuk Desa Pagendisan, Kecamatan Winong.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Kontrak pelaksanaan paket pekerjaan peningkatan ruas jalan Winong-Pucakwangi oleh PT Larisa Jaya Konstruksi, akhirnya diamandemen. Hal tersebut berdasarkan pertimbangan kondisi kerusakan badan jalan tersebut belum teramat parah, sehingga penggunaan lipasan lapis pondasi AC-Base ditiadakan.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun ”Samin News” menyebutkan, alokasi anggaran untuk keperluan tersebut dialihkan pada penambahan panjang segmen 1 yang semula hanya 350 meter untuk pelebaran sisi kiri dan kanan, menjadi 560 meter. Demikian pula untuk segmen 2 yang pelebaran panjang semula 2.300 meter menjadi 2.940 meter, sehingga total pelebaran seluruh segmen seluruhnya mencapai 3.500 meter.

Sedangkan kelebihan biaya untuk keperluan itu juga dimanfaatkan untuk pemaksimalan akses ruas jalan yang sama, mulai dari pertigaan Winong hingga pertigaan Pucakwangi. Tak ketinggalan, pemaksimalan yang semula di Kepohkencono, Kecamatan Pucakwangi volumenya pun bertambah.

Pelebaran ruas jalan dari arah Pucakwangi menuju Winong yang sudah diberi lapis pondasi AC-Base.

Dengan demikian, alokasi pekerjaan yang harus dilakukan rekanan pemenang tender paket pekerjaan tersebut pun bertambah panjang, karena mencapai 13,8 kilometer. Bahkan selebihnya, saat menjelang Lebaran beberapa waktu lalu, beberapa ruas jalan yang berlubang pun dilakukan penambalan, sehingga para pengguna jalan bisa lebih leluasa melintas.

Maksudnya, para pengguna jalan tidak perlu sering menghindari lubang karena sudah ditutup, dan semua pekerjaan itu sudah dilaksanakan. Dengan ditiadakannya lapis pondai AC-Base, maka tahapan akhir nanti tinggal pelapisan ”Asphalt Concret Wearing Course” (AC-WC), atau yang lazim disebut juga lapisan aus yang ketebalannya mencapai 5 cm.

Ditanya berkait hal tersebut, Kepala Seksi (Kasie) Jalan Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Hasto Utomo, membenarkan terjadinya amandemen kontrak pelaksanaan pekerjaan tersebut. ”Sebab, berdasarkan pencermatan terakhir di lapangan kondisi badan jalan di segmen 1 dan 2 Winong-Pucakwangi, ternyata masih maksimal,” ujarnya.