Dikbud Sebut Pelaksanaan PPDB 2021 Perbaiki Pemerataan Akses Pendidikan

0
12
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati, Winarto.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati, Winarto menyebut Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2021 untuk jenjang sekolah menengah pertama (SMP) lancar dan berhasil memperbaiki pemerataan akses pendidikan.

Masa PPDB jenjang SMP di Kabupaten Pati telah selesai. PPDB SMP dibuka 3 s/d 5 Mei 2021 menggunakan sistem daring.

Pemerataan akses pendidikan ini melalui akses zonasi. Artinya bagi calon siswa baru itu telah diatur berdasarkan zonasi atau jarak tempat tinggal dengan sekolah tujuan. Jalur zonasi merupakan satu di antara jalur yang telah ditetapkan pemerintah oleh Mendikbud.

Keberhasilan ini, kata Winarto tidak lepas dari sosialisasi yang dilakukan Dinas Pendidikan. Dimana sudah disampaikan dengan jelas, dan masing-masing sekolah agar selalu berkoordinasi dengan pemerintah.

“PPDB itu kan ada empat jalur, jalur zonasi, afirmasi, perpindahan orang tua dan prestasi. Yang sudah kita sosialisasikan sebelumnya,” katanya kepada Samin News.

Ia mengatakan, kesuksesan proses PPDB juga dibuktikan dengan tidak adanya keluhan yang diterima. Sejauh ini, pihaknya mengaku tidak menerima komplain, baik dari sekolah juga masyarakat.

Pendaftaran PPDB ini menggunakan sistem online, dan sampai saat ini tidak ada laporan siswa mendaftar luring.

Lebih lanjut, menurutnya metode online melalui aplikasi berdampak positif terhadap akses pemerataan pendidikan. Pasalnya, tiap sekolah menerima siswa dengan rata. Hal ini meminimalisir sekolah unggulan atau favorit. Jadi siswa tidak menumpuk mendaftar di sekolah tersebut, melainkan semuanya mendapat akses yang sama berdasarkan zonasi.

“Meski misal ada sekolah yang kekurangan kuota, tapi tidak boleh asal menerima dan harus lapor ke Disdik,” papar Winarto.

Ia menyampaikan jika PPDB satu sekolah melebihi kuota yang ditentukan, maka pencariannya ke sekolah lain. Hal ini telah tersistem otomatis di aplikasi jika tidak bisa mendaftar sekolah pertama , maka jatuh di pilihan kedua.