Selain kecamatan, Jaringan FO juga Dipasang di Sekolah

0
25
Kepala seksi (Kasie) Pengelolaan Infrastruktur TIK dan Menara Telekomunikasi, Nono Harjono.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Pemerintah Kabupaten Pati melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengaku telah mengembangkan saluran internet. Sekali dayung dua pulau terlampaui adalah mungkin ungkapan yang pas untuk upaya mereka.

Pasalnya, Diskominfo mempunyai program kerja menyebarluaskan sarana internet ke beberapa wilayah. Artinya, mereka membangun infrastruktur internet yang cepat di pemerintah Kecamatan untuk menunjang kinerja yang efektif.

Kasi Pengelolaan Infrastruktur TIK dan Menara Telekomunikasi, Nono Harjono menyebut Diskominfo tahun 2021 ini telah mampu memfasilitasi dan memasang jaringan internet ke beberapa kecamatan.

“Sudah bisa memfasilitasi internet di kecamatan mulai Wedarijaksa, Trangkil, Margoyoso, Gunungwungkal, Tayu, Dukuhseti serta Cluwak,” ucap Nono kepada Samin News, Jumat (16/4/2021).

Pemasangan jaringan internet yang dimaksud itu adalah dengan jaringan fiber optik (FO). Lantas, jaringan ini dipasang menggunakan instrumen penyangga sebagai tiang yang diarahkan ke kecamatan dimaksud. Pada saat pemasangan ke lapangan itu, sekolah mengonfirmasi kepada Diskominfo.

“Prinsipnya jaringan FO untuk Kecamatan, tapi ada sekolah yang meminta juga ikut pasang. Apakah sekolah diberi akses juga tidak. Tiang itu untuk apa, itu tiang FO untuk kecamatan,” terangnya.

“Setelah ditanya itu, kami sharing ke kepala sekolah yang mana selain itu juga perluasan ke sekolah. Karena mereka sangat membutuhkan dengan Internet,” Nono menjelaskan.

Pada tahun 2020 itu ada beberapa sekolah mengajukan pemasangan internet yakni SMP 8 Pati dan SMP 5 Pati. Sedangkan untuk tahun ini yaitu SMP 3 Pati. Serta masih proses yaitu di SMP 7 Pati dan SMP 4 Pati juga baru mulai.

Lebih lanjut Ia menyebutkan jaringan FO telah terpasang di wilayah Pati bagian utara. Sebab infrastruktur yang telah terpasang itu di SMP 1 Trangkil dan SMP 2 Wedarijaksa.

“Internet di sekolah dibutuhkan dengan ukuran kapasitas yang besar, sebab pembelajaran secara daring juga untuk pelaksanaan ujian,” pungkasnya.