Sampai Jelang Lebaran Pemaksimalan Jalan Jakenan-Jaken Belum Bisa Dilaksanakan

0
40
Para pekerja tengah melakuan levelling di ruas jalan Jakenan-Jaken, untuk segmen II.

SAMIN-NEWS.com,  PATI – Mengingat saat ini baru melaksanakan pekerjaan peningkatan ruas jalan Jakenan-Jaken segmen II, dipastikan sampai menjelang Lebaran  khusus pemaksimalan di ruas jalan tersebut belum bisa dikerjakan. Karena itu, bagian yang rusak akan ditutup dengan material beskos.

Hal itu juga akan diikuti dengan pemadatan setingkat lavelling, sehingga material yang digunakan menutup lubang di ruas jalan tersebut tidak bodhol. Karena jika hal itu terjadi, maka material yang digunakan akan berserakan bila ada kendaraan melintas di atasnya.

Dengan demikian, papar Pengawas Lapangan dari Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Samijan, pihaknya akan menyempaikan hal tersebut kepada rekanan yang bersangkutan. Yakni, PT Larisa Jaya Konstruksi sebagai rekanan pemenang lelang paket pekerjaan itu.

Selain paket pekerjaan peningkatan ruas jalan Jakenan-Jaken untuk dua segmen, masing-masing panjang 935 meter dan 2.890 meter rekanan juga berkewajiban melaksanakan pekerjaan yang  disyaratkan. Yaitu, pemaksimalan ruas jalan berikutnya dengan alokasi anggaran 10 persen dari nilai kontrak pekerjaan utama sebesar Rp 5,5 miliar.

Saat ini, pekerjaan utama sudah bergeser dari segmen I ke segmen II, tepatnya mulai dari pertigaan jalan menuju Desa Plosojenar, Kecamatan Jakenan ke timur. ”Lokasi tersebut merupakan perbatasan antara Jakenan-Jaken,” paparnya.

Salah satu sisi pelebaran ruas jalan Jakenan-Jaken segmen II yang juga menyusul akan di-levelling.

Mengingat segmen II ini panjangnya mencapai 2.890 meter, lanjutnya, maka waktu penyelesaiannya memakan waktu sedikit lama dibanding segmen I. Selesai dari segmen tersebut, barulah dilanjutkan ke pemaksimalan ruas jalan berikutnya.

Khusus pekerjaan itu, tidak dilakukan pelebaran sisi kiri dan kanan masing-masing 75 cm seperti segmen I dan II, sehingga cukup melakukan perbaikan yang rusak. Kendati demikian, sampai menjelang Lebaran paling tidak lubang-lubang yang ada sudah bisa ditutup.

Melalui upaya tersebut diharapkan, para pengguna jalan yang melintas saat menjelang Lebaran nanti tak perlu menghindari lubang yang ada di tengah jalan. ”Kendati harus melintas di malam hari, tak perlu khawatir terperosok,” tandasnya.