Perbaikan Menyeluruh Jembatan Kembar Baru Bisa Dilaksanakan Tahun Depan

0
93
Kepala Seksi (Kasie) Jembatan Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Eny Istiana.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Selesainya perbaikan ambrolnya salah satu sisi pondasi Jembatan Kembar, di alur Kali Wesi Desa Langgenharjo, Kecamatan Juwana, Pati membuat pihak berkompeten merasa sedikit lega. Utamanya adalah Seksi Jembatan  Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum  dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati.

Dengan demikian, paling tidak dalam kurun waktu paling lambat akhir bulan ini, jembatan tersebut sudah bisa dilewati arus lalu lintas dari Juwana dan Tayu. Sebab, saat ini perbaikan satu sisi jembatan yang pondasinya ambrol sekarang sudah selesai, dan tinggal menunggu umur material betonnya benar-benar sudah maksimal, yaitu 28 hari.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Seksi (Kasie) Jembatan Bidang Binamarga DPUTR setempat, Eny Istiana, menjawab pertanyaan ”Samin News” hari ini, Selasa (6/4). ”Kendati demikian, tanggung jawab kami terhadap kondisi jembatan kembar tersebut belum seluruhnya bisa dituntaskan dalam tahun ini,” ujarnya.

Sebab, lanjut dia, selain masih ada satu sisi jembatan lama yang juga harus diperbaharui juga ada satu kembaran jembatan lagi yang juga harus diperbaiki tahun depan (2022), mengingat soal pembiayaannya. Akan tetapi, untuk kondisi mendesak kali ini yang penting jembatan tersebut pernah ambrol pondasinya beberapa waktu lalu, nanti sudah bisa dilewati.

Sedangkan upaya memperbaikinya sudah masuk dalam perencanaan Tahun 2022, karena antara jembatan yang satu dan satunya harus diperbaiki secara bersama-sama. ”Adapun alokasi anggaran yang diperlukan untuk keperluan tersebut, seluruhnya mencapai sekitar Rp 1 miliar,” imbuhnya.

Terpisah salah seorang personel anggota Komisi C DPRD Pati, H Haryono  menegaskan,  pihaknya akan mengupayakan agar jembatan kembar yang membentang di alur Kali Wesi Tahun 2022 semuanya sudah harus dilakukan perbaikan. ”Dengan demikian, pembahasan tentang penganggarannya harus maksimal, megingat jembatan tersebut membentang di jalur Juwana-Tayu,” tandasnya.