Penumpang Bus AKAP Semarang-Surabaya Butuh Halte

0
42
Pengojek di ujung barat Jalur Lingkar Selatan (JLS) Pati, Hadi.(foto:SN/aed)

SAMIN-NEWS.com, PATI – SUDAH saatnya pihak yang berkompeten Dinas Perhubungan Kabupaten Pati, memikirkan penyediaan fasilitas halte untuk penumpang bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP) Semarang-Surabaya.

Tepatnya, di ujung barat Jalur Lingkar Selatan (JLS) Pati, masuk Desa Sokokulon, Kecamatan Margorejo. Hal itu sangat bermanfaat bagi masyarakat yang hendak naik maupun  turun dari bus jurusan Semarang-Surabaya.

Sebab, papar salah seorang pengojek di pos seputaran Tugu Bandeng, Hadi  jika penumpang  baru turun dari Semarang di ujung JLS itu, untuk menunggu angkot selama ini tidak tersedia tempat untuk itu. Masalahnya, bila jam pagi bus dari Semarang ke Surabaya memang ada larangan masuk kota.

Dengan demikian, penumpang harus berhenti di ujung barat ruas JLS sehingga bila cuaca panas, maka untuk menunggu angkot yang menuju Kota Pati, tentu tidak tersedia tempat di lokasi itu. Sedangkan untuk turun di terminal, jelas tidak mungkin.

Masalahnya, hal itu harus menunggu angkot terlalu lama bagi penumpang yang tempat tinggalnya, di seputar wilayah Kecamatan Margorejo maupun juga di Kota Pati. ”Demikian pula jika cuaca kebetulan sedang hujan, maka mereka pun susah mencari tempat berteduh,”tandasnya.

Bahkan, lanjut, Hadi, sering terjadi saat turun hujan bus dari Semarang karena menerobos lampu merah, maka terlanjur masuk ke JLS. Padahal penumpang seorang perempuan itu membawa anak, sehingga harus mencari tempat berteduh.

Sedangkan adanya hanyalah di warung sebelah selatan JLS, sehingga ibu dan anaknya itu untuk bisa berteduh harus menyeberang dari sisi utara ke selatan JLS. ”Padahal, dari timur kendaraan truk-truk besar cukup ramai, maka saat menunggu untuk bisa menyeberang akhirnya basah kuyup tak bisa dihindari,”ungkapnya.

Terpisah Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Pati, Eko Budu Santoso saat diminta tanggapan menuturkan, hal itu akan dilakukan kejian lebih dahulu atas manfaatnya. ”Selain itu, kami bersama teman-teman juga harus melakukan survei ke lokasi,”imbuhnya.