Pemakaman Jenazah Protokol Covid-19 Ganti Berlangsung di Pati Utara

0
195
Pelaksanaan pemakaman jenazah standar protokol Covid-19 di wilayah Pati utara.(Foto:SN/dok-har)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Untuk Jumat (16/4) hari ini pemakaman jenazah dengan standar protokol Covid-19 yang meninggal tadi malam sekitar pukul 23.50, ganti berlangsung di wilayah Pati utara. Tepatnya, di Desa Grogolan, Kecamatan Dukuhseti Pati, sehingga Tim Pemakaman Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati tidak ikut ambil bagian.

Sebab desa tersebut masuk kawasan Pati utara, maka yang bertugas memakamkan jenazah seorang perempuan hari ini adalah Tim Relawan Tunggulwulung. Akan tetapi terlepas dari tim siapa yang bertugas memakamkan, yang jelas dalam hal ini banyak warga yang selalu mengharap dan menanyakan, kapan berakhirnya masa pandemi ini berakhir.

Karena tak pernah mendapat jawaban atas pertanyaan tersebut, papar beberapa warga secara terpisah, maka yang terbaik adalah sebagaimana berulang-ulang disampaikan oleh banyak orang. ”Yakni, masing-masing warga harus saling berhati-hati, menjaga diri sendiri dan keluarga, serta untuk selalu mematuhi protokol kesehatan,” papar salah seorang di antara mereka, di Pati utara, Iman S.

Pelaksanaan pemakaman jenazah standar protokol Covid-19 di wilayah Pati utara.(Foto:SN/dok-har)

Selain itu, lanjut dia, warga juga dituntut untuk selalu meningkatkan kesabaran, karena masa pandemi ini adalah cobaan, karena manusia dalam satu tahun tentu banyak rencana yang sudah digagas untuk dilaksanakan. Akan tetapi, semua menjadi berantakan dan jungkir-balik, sehingga kita memang sah-sah saja membuat renana yang sebagus apa pun.

Namun semua itu yang menentukan pada akhirnya adalah ”yang mengecat lombok,”  dan hal itu harus diyakani, bahwa di balik hal tersebut banyak hikmah yang seharusnya bisa dikaji atau sebagai intrispeksi. ”Sebab, datangnya kematian yang jenazahnya harus dimakamkan dengan standar protokol Covid-19 bagian dari kesombongan kita sebagai manusia, yang harus dikubur dalam-dalam,” tandasnya.

Sementara itu, jenazah seorang perempuan yang terhitung masih muda usia ini, hasil swab PCR-nya memang positif. Sebelum meninggal, almarhumah sempat dirawat di Rumah Sakit (RS) Keluarga Sehat Hospital (KSH) Tayu.