Deteksi Kelainan Dini Bantu Turunkan Angka Kematian Ibu dan Janin

0
23
USG 4D yang digunkan Klinik Fetomaternal RSUD RAA Soewondo.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Sebelumnya, RSUD RAA Soewondo membuka Klinik Fetomaternal yang melayani pemeriksaan USG fetomaternal untuk mendeteksi sejak dini kelainan pada janin dan ibu dari ujung kepala sampai ujung kaki, tulang belakang hingga aliran darah.

Melalui pembukaan klinik tersebut, pihaknya mengajak masyarakat untuk mengetahui sejak dini tentang status kesehatan calon bayi sejak dalam kandungan.

Dokter Konsultan Fetomaternal Klinik Fetomaternal RSUD RAA Soewondo Pati Ifrinda Giantari mengungkapkan deteksi dini kelainan janin dan ibu dapat membantu mengurangi Angka Kematian Ibu (AKI) dan janin.

“Deteksi dini kelainan janin dan ibu harapannya bisa membantu menyiapkan generasi smart sehingga mengurangi angka kematian ibu dan janin,” ungkapnya pada Samin News saat ditemui di meja kerjanya, Jumat (9/4/2021).

Lanjutnya, Ia menjelaskan generasi smart yakni generasi yang mampu mempersiapkan kehamilan dengan baik. Persiapan tersebut bisa berupa konseling dengan para ahli dan dokter fetomaternal sebelum kehamilan hingga masa kehamilan berlangsung.

“Melalui konseling sebelum kehamilan itu nanti kita bisa tahu terkait penyakit si ibu dan bapaknya sehingga apa saja resiko pada calon bayinya. Setelah mengetahui masalah-masalah tersebut lalu dicari jalan keluarnya,” jelasnya.

Diketahui bahwa Angka Kematian Ibu (AKI) dan Perinatal masih tinggi di Indonesia. Hal tersebut disebabkan oleh sejumlah faktor seperti kurangnya pemeriksaan selama kehamilan dan fasilitas kesehatan yang belum memadai.

Oleh karena itu, Ifrinda berharap upaya deteksi kelainan dini salah satunya melalui USG Fetomaternal bisa membantu mengurangi Angka Kematian Ibu (AKI) dan Perinatal.

“Tidak semua masalah bisa diatasi, tidak semua masalah bisa ditemukan tapi dengan perkembangan zaman dan teknologi kami berusaha mengatasi masalah yang ada baik ibu dan janin,” pungkasnya.