31 Mahasiswa STAIT Jogja Akan Segera Menyandang Gelar Sarjana Sosial

0
87
Para mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam Terpadu (STAIT) Yogyakarta yang tengah mengikuti Bimningan Camp 1 dan Seminar Proposal.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Sebanyak 31 mahasiswa Sekolah Tinggi  Agama Islam Terpadu (STAIT) Yogyakarta, dalam kurun waktu tidak terlalu lama lagi akan menyandang gelar Sarjana Sosial (SSos). Proses untuk mencapai tingkat kesarjanaan strata 1 itu, sudah dipersiapkan sejak beberapa waktu lalu.

Adapun mahasiswa peserta kuliah terbanyak, papar salah seorang mahasiswa Ahyar SE selaku pengurus KSPPD Yaummi Mas Pati, adalah karyawan Yaummi. Bahkan untuk angkatan ini, semuanya berasal dari karyawan Yaummi, sehingga semuanya bisa menyelesaikan studinya secara bersamaan adalah hal yang benar-benar patut disyukuri.

Masalahnya, siapa pun mahfum bahwa bekerja dan juga diikuti dengan kuliah tentu membutuhkan perhatian dan keseimbangan antara kepentingan yang satu dan yang satunya lagi. ”Dengan demikian, jika di antara keduanya yang semua bisa berjalan seiring tentu membutuhkan perhatian yang benar-benar seimbang,” ujarnya.

Karena itu, lanjutnya, sudah tahap kemarin sebenarnya seminar proposal maju skripsi sehingga tahapannya pun dijadwalkan secara detail. Melalui upaya itu, para mahasiswa bisa mengatur waktunya, di mana saat harus bekerja dan persiapan menghadapi tahapan akhir kuliahnya, seperti seminar proposal yang dilaksanakan secara offline di Kantor KSPPS Yaumi Mas.

Berikutnya, mulai Sabtu (10/4)  adalah jadwal ”shortcourse metodologi” dilaksanakan via zoom yang dibagi menjadi dua kelompok. Sedangkan Minggu (11/4) s/d 1 Mei 2021 adalah bimbingan mandiri, di mana mahasiswa melakukan bimbingan skripsi dengan dosen pembimbing secara online, targetnya adalah Bab I,II, dan III selesai.

Untuk 1 Mei s.d 4 Juni 2021 adalah bimbingan mandiri, di mana mahasiswa melakukan bimbingan skripsi dengan dosen pembimbing secara online, dan target  selesai pengambilan data. ”Sampai 7,14, dan 21 Agustus 2021 adalah bimbingan camp, yaitu ujian skripsi dilakukan secara online, di mana mahasiswa menyiapkan powerpoint,” imbuhnya.