Muslihan: Pembelajaran Daring Tak Mampu Gantikan Tatap Muka

0
78

SAMIN-NEWS.com, PATI – Meski pendidikan kita saat ini tetap berjalan dengan metode daring, tetapi efektivitasnya masih perlu ditanyakan. Bagaimana tidak, pasalnya penyampaian materi dengan daring oleh tenaga didik itu kadang tidak mampu dicerna dengan baik oleh siswa.

Demikian diungkapkan oleh Sekretaris fraksi PPP anggota DPRD Pati, Muslihan. Pihaknya memahami betul bahwa kondisi seperti ini pembelajaran jarak jauh (PJJ) tidak mampu menggantikan pembelajaran tatap muka (PTM).

“Pembelajaran Tatap Muka (PTM), sangat penting dan dibutuhkan bagi seluruh elemen pendidikan kususnya siswa. Karena pembelajaran daring bagaimanapun bentuknya tidak akan bisa menggantikan pembelajaran tatap muka,” kata Muslihan kepada Samin News, Sabtu (27/3/2021).

Menurut Muslihan yang juga wakil ketua DPC PPP ini, menilai pembelajaran di dalam kelas secara komunikasi cukup efektif. Karena, baik di antara dua pihak yakni siswa dan guru sama-sama melihat menjangkau dengan gerakan tubuh. Hal ini yang mendukung proses transfer pengetahuan.

Berbeda halnya dengan, sistem daring. Siswa hanya belajar dengan sarana mengerjakan tugas, melihat video, atau barangkali essay untuk dibaca. Metode ini bagi mayoritas tidak mampu diterapkan secara baik.

Oleh sebab itu, PTM di dalam kelas bisa diwujudkan dengan tetap mematuhi ketentuan protokol kesehatan (prokes). “Asal sesuai dengan protokol kesehatan dan komitmen yang baik, saya kira pembelajaran tatap muka bisa dilakukan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, kata dia jika PTM nanti benar-benar diterapkan di Kabupaten Pati. Maka, tentu pihak Dinas Pendidikan dan Satgas Covid-19 harus secara berkala melakukan pengawasan dan pembinaan secara masif dan komprehensif.

Elemen pendidikan di dalamnya, antara siswa, guru, juga pemerintah bertugas sesuai bidangnya. Sehingga, dengan kata lain mampu mengakomodir kepentingan semua pihak. Baik peserta didik, satuan pendidikan dan masyarakat atau orangtua.