Kendati Tidak Ambrol, Satu Jembatan Kembar Lainnya Harus Masuk Agenda Penggantian

0
31
Salah satu jembatan kembar yang tidak ambrol berlokasi beberapa meter di selatan jembatan yang ambrol.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Sebagai upaya antisipasi atas ambrolnya pondasi Jembatan Kembar di alur Kali Wesi, masuk Desa Langgenharjo, Kecamatan Juwana, untuk tahapan ini memang harus dilakukan perbaikan. Akan tetapi tahapan berikutnya harus dilakukan penggantian, termasuk satu jembatan lainnya yang tidak mengalami hal yang sama.

Sedangkan lokasi jembatan yang dimaksud, adalah di sisi selatan atau beberapa meter dari jembatan yang ambrol. Sedangkan posisi jembatan tersebut melintang di ruas jalan, tapi bukan lurus melintangnya melainkan menyudut dari arah tenggara ke timur laut, karena secara teknis posisi bawah jembatan bukanlah berupa alur kali melainkan saluran.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun menyebutkan, bahwa saluran tersebut adalah untuk membuang air dari saluran besar yang ada di sepanjang pinggir jalan Sunan Ngerang. ”Dengan demikian, jika dari saluran terebut menerima air pasang dari alur Kali Juwana, maka jika terlalu banyak membuangnya adalah ke alur Kali Wesi, lewat di bawah jembatan itu,”ujar salah seorang warga Langgenharjo, Yono.

Akan tetapi sayangnya, lanjut dia, saluran di Jl Sunan Ngedrang tersebut, mulai dari timur ke barat atau mulai dari Balai Desa Growong Lor, Dukutalit, Bakaran Wetan dan Bakaran Kulon selain sudah menyempit juga dangkal. Jika alur bawah jembatan kembar yang tidak ambrol nanti dibangun baru sudah barang tentu lebarnya harus menyesuaikan kondisi lebar saluran sekarang.

Pertimbangannya, jika lebarnya melebihi lebar saluran yang sudah menyempit maka jika terjadi luapan air dari Kali Wesi, dampaknya bisa limpas ke jalan raya. Sebab, posisi bentang jembatan di ruas jalan tersebut juga terlalu rendah, dan bahkan barang kali jauh di atas permukaan kali sehingga jika alur kali meluap maka air yang masuk ke bawah jembatan tersebut sangat terbatas.

Dengan demikian, petugas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, tentu akan memperhitungkan secara teknis konstruksi jembatan. ”Karena itu, kami memandang penting bahwa jembatan tersebut harus dibangun baru bersamaan dengan jembatan yang pondasinya ambrol,” tandasnya.