Dasar Wibowo; Tampil Kembali Sebagai Calon Kades Rasanya Seperti Mimpi

0
262
Satu dari dua calon Kepala Desa Trikoyo, Kecamatan Jaken, Dasar Wibowo.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Tampil kembali sebagai calon dalam pemilihan  kepala desa secara serentak, Sabtu (10/4) mendatang bagi Dasar Wibowo, rasanya masih terasa mimpi.  Sebab, kekagalan dalam pemilihan Kepala Desa Trikoyo, Kecamatan Jaken Tahun 2015 atau enam tahun lalu sampai sekarang benar-benar belum membuatnya siap kembali mencalonkan diri.

Akan tetapi, berkat dukungan mayoritas warga yang pada pemilihan saat itu mampu mengumpulkan perolehan suara sebanyak 731 dan lawannya yang saat ini tampil sebagai calon dengan status incumben, waktu itu memperoleh 732 suara, hitung-hitungan politis masa pendukungnya sebanyak itu tetap utuh. Dengan demikian, sudah saatnya Allah SWT menunjukkan kuasa-Nya.

Salah satu contoh kebesaran Tuhan Yang Esa, adalah ketika dia tidak pernah berharap bisa tampil lagi sebagai calon dalam pilkades saat ini, karena memang tidak punya biaya, ternyata warga terketuk hati nuraninya untuk kembali mencalonkan dirinya. ”Sehingga pembagian biaya pilkades yang mencapai Rp 105 juta harus dipikulnya itu ditanggung warga seluruhnya,” ujarnya.

Jika benar satu bakal calon sebelum ditetapkan mengundurkan diri, lanjutnya, maka biaya sebesar itu harus ditanggung pihak ketiga pendukung dua orang calon. Karena itu, masing-masing akan menanggung Rp 52.500.000, dan uang sebesar itu memang berasal dari bantuan warga secara sukarela, terasuk ada di antara mereka uang yang dikumpulkan sedikit demi sedikit dari upah matun (menyiangi rumput) di sela tanaman padi juga ikut disumbangkan.

Melalui kerelaan dan keikhlasan warga dalam upaya mewujudkan harapannya, maka kata kunci terakhir sudah pasti atas dukungan suara warga dalam memilih. Belajar dari peristiwa pahit enam tahun lalu, maka jawabannya adalah sudah pasti, hendaknya jangan terulang kembali sehingga dukungan pemenangannya harus benar-benar mutlak.

Tujuan akhirnya tak lain, jangan sampai perolehan suara hanya dengan selisih satu suara, melainkan bila perlu harus mencapai lebih dari 100 suara, maka hal itu benar-benar kemenangan yang benar-benar murni sebagai kemenangan dalam perselisihan. ”Berkait dengan dukungan seluruh warga secara sukarela ini, buahnya tentu kami harus bisa memenangkan pilkades ini,” tandasnya.