Toleransi Lentur Jembatan Juwana Melebihi Batas Maksimal 5 Persen

0
84
Bentang Jembatan Juwana yang memanjang 100 meter di atas alur Kali Juwana juga bentang l bagian ujung barat, tengah dan timur yang kini dalam pengawasan pihak berkompeten dari PPL Jalan Nasional Trengguli (Demak)-Kudus-Pati hingga Batas Kota Rembang.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Diawasinya konstruksi Jembatan Juwana yang membentang sepanjang 100 meter di atas alur Kali Juwana, karena diduga toleransi lentur jembatan tersebut sudah melebihi batas maksimal, yaitu 5 persen. Jika melihat kondisinya sekarang, hal itu sudah berlangsung cukup lama sehingga ada beban bergerak melintas di atasnya, terutama kendaraan bermuatan berat bagian konstruksi kerangka yang terletak di dua sisi tembok pangkal pun bergerak sangat terasa.

Dari pantauan dan pengamatan ”Samin News”, jembatan yang dibangun sejak 1982 tersebut saat ini kondusi fisiknya pada bentang yang tertopang bagian pilar tengah terlihat terjadi lengkungan. Hal tersebut tampak jelas jika dilihat dari kejauhan, sehingga masing-masing bentang antara tembok pangkal sisi barat dengan konstruksi pilar tengah juga sangat kelihatan.

Demikian pula antara bentang tembok pangkal sisi timur dan pilar tengah pun tak jauh berbeda, sehingga jika ada kendaraan bermuatan berat  melintas di atasnya maka jembatan tersebut bergerak sangat terasa. Sebab batas lenturannya sudah melebihi 5 persen, sehingga jika pihak yang berkompeten memasang papan pemberitahuan untuk beban kendaraan maksimal 40 ton itu sudah tepat.

Bentang Jembatan Juwana yang memanjang 100 meter di atas alur Kali Juwana juga bentang l bagian ujung barat, tengah dan timur yang kini dalam pengawasan pihak berkompeten dari PPL Jalan Nasional Trengguli (Demak)-Kudus-Pati hingga Batas Kota Rembang.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun menyebutkan, kondisi awal seperti itu sebenarnya sudah berlangsung  lebih dari lima tahun lalu. Kala itu dampak yang ditimbulkan karena lenturannya melebihi batas maksimal, maka bagian oprit jembatan dan plat injak sering mengalami kerusakan, dan beberapa waktu terakhr ini yang sering rusak adalah plat injak tengah jembatan.

Dengan tanggapnya pihak berkompeten, papar salah seorang warga Popo Joe mengucapkan terima kasih, karena telah melakukan antisipasi sejak awal. ”Apalagi hal tersebut juga diikuti dengan survei tentang kondisi jembatan itu sehingga diharapkan secepatnya ada langkah-langkah penanganan,” tandasnya.

Bentang Jembatan Juwana yang memanjang 100 meter di atas alur Kali Juwana juga bentang l bagian ujung barat, tengah dan timur yang kini dalam pengawasan pihak berkompeten dari PPL Jalan Nasional Trengguli (Demak)-Kudus-Pati hingga Batas Kota Rembang.

Terpisah saat pihak yang berkompetan daru PPK Jalan Nasional Trengguli (Demak)-Kudus-Pati hingga Batas Kota Rembang, Zulfa menuturkan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan survei atas kondisi. jembatan tersebut. ”Tentang tindak lanjutnya nanti jembatan itu diperbaiki atau diganti/dibangun baru adalah tergantung hasil survei,” ujarnya.