Talud Penahan Timbunan Sampah TPA Sukoharjo Juga Ambrol

0
28
Timbunan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, Pati, dulu diperkuat dengan talud keliling sebagai penahan, tapi kondisinya sekarang sudah mulai ambrol.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, Pati, selesai dibangun November 2017. Kala itu lengkap dengan talud penahan tumpukan sampah di sekelilingnya, tapi kondisinya talud penahan tersebut yang bagian barat muai ambrol, tepatnya mulai talud di sebelah bak penampungan licid.

Upaya untuk menghindari agar ambrolnya tersebut tidak semakin parah, maka pihak penanggung jawab pengelola fasilitas itu sudah berupaya untuk memasang penahan dari batang bambu. Melalui upaya tersebut talud yang disangga bambu tidak ambrol tapi mulai miring, ternyata yang ambrol justru di sebelahnya, atau deretan utaranya.

Dari pantauan ”Samin-News”, dampak dari kondisi tersebut sudah barang tentu lingkungan sekitarnya berubah menjadi kumuh. Pasalnya, selain sampah berceceran di sekitarnya karena lokasi talud yang ambrol jadi jalan pemulung menurunkan sampah yang sudah di pihak dari atas, selesai dikemas dalam karung digelundungkan ke bawah lewat talud yang sudah ambrol tersebut.

Sampah yang sudah dipilah para pemulung dan dikemas dalam karung diturnkan dari gunungan timbunan sampah ke bawah.

Karena hal tersebut berlangsung setiap hari, maka talud yang sudah miring lama-lama pun ikut ambrol, karena tekanan kondisi termasuk derasnya curah hujan. Mengingat kondisi tersebut juga tiada hentinya dilakukan oleh para pemulung, maka ambrolnya talud yang semakin bertambah, dipastikan tak bisa dihindari lagi.

Apalagi, dalam kondisi hujan seperti sekarang timbunan sampah kembali basah dan menyimpan air di dalamnya, sehingga sedikit terkena tekanan timbunan tersebut jika dibiarkan maka ambrolnya timbunan sampah juga tak bisa dihindari. Dengan demikian, alternatif paling tepat adalah jika talud yang ambrol juga segera diperbaiki.

Ditanya berkait hal tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan dan Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, H Noor Azid akan segera mengirim personel untuk mengecek kondisi di lapangan. ”Akan tetapi untuk segera memperbaikinya juga belum tersedia anggaran, sehingga nanti baru kami usulkan,” tandasnya.