PPKM Dinilai Tak Efektif, Kasatpol PP : Angka Covid-19 di Pati Justru Turun

0
30
Saat pelaksanaan Operasi Yustisi di daerah Kecamatan Dukuhseti.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Salah satu menekan laju penyebaran wabah Covid-19 adalah dengan menjalankan protokol kesehatan (prokes). Sebagaimana dengan semakin aktif secara sadar akan membawa dampak yang luas.

Kesadaran menerapkan protokol kesehatan di Kabupaten Pati dinilai sudah membaik. Sejak muncul bulan Maret 2020 ini meski tidak signifikan, namun cukup menjadi kekuatan untuk menanggulangi penyebaran.

Akan tetapi, menurut Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP), Hadi Santosa meski kesadaran menerapkan prokes yang dinilai sudah baik itu, namun terkait dengan mobilitas warga belum sepenuhnya maksimal.

“Secara umum kepatuhan masyarakat untuk melakukan protokol kesehatan semakin baik, namun imbauan untuk tidak berkerumun dan ketentuan jam malam masih belum sepenuhnya dipatuhi,” ungkap Hadi kepada Saminnews, Selasa (2/2/2021).

Saat Dilaksanakannya operasi yustisi di kawasan kecamatan Cluwak.

Protokol kesehatan ini adalah termasuk secara sadar memakai masker pada tempat-tempat publik. Penggunaan masker diyakini akan memberi benteng dari paparan virus corona.

Namun demikian, saat dikonfirmasi terkait evaluasi presiden Jokowi bahwa penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali perlu ditingkatkan kembali. Pihaknya membenarkan perihal tersebut, secara global memang menunjukkan gejala demikian.

“Kalau secara makro (PPKM, red) mungkin tidak efektif dilihat dari beberapa indikator yang terkait,” jelas Hadi.

Perkembangan Covid-19 secara global belum menunjukkan hasil maksimal. Namun, kata dia kalau dilihat di Kabupaten Pati walaupun belum ada penelitian yang valid, terjadi penurunan kasus terkonfirmasi dan yang meninggal setelah PPKM jilid I.

“Pada saat paparan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kemarin seperti itu. Dan Kabupaten Pati termasuk yang turun, Hadi menjelaskan.