Perpanjangan PPKM Disosialisasikan di Tlogowungu

0
72
Camat Tlogowungu Drs Jabir MH bersama jajaran Forkopimcam setempat, Selasa (2/2) tadi pagi melakukan sosialisasi berkait perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), baik kepada masyarakat, pedagang pasar desa, dan kolam renang.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Camat Tlowungu, Drs Jabir MH bersama jajaran Forkopimcam kecamatan setempat, Selasa (2/2) pagi tadi mensosialisasikan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Pasalnya, pemberlakukan ketentuan tersebut masih akan berlangsung hingga Senin (8/2) pekan depan.

Karena itu, agar PPKM berlangsung efektif maka sasarannya harus lebih dimaksimalkan, yaitu tidak hanya terbatas kepada para pedagang Pasar Desa Tlogorejo, KecamatanTlogowugu, tapi juga menayasar ke rumah duka/rumah kematian warga desa setempat. Selebihnya juga ke Kolam Renang Global Water Boom di Desa Tamansari, serta Wisata Aur/Kolam Renang Namira 99 di Desa Regaloh, kecamatan yang sama.

Pertimbangannya, barangkali masyarakat beranggapan bahwa PPKM yang berlangsung sebelummya sudah berakhir, sehingga warga abai terhadap hal-hal dan ketentuan yang sudah diatur dalam ketentuan Surat Edaran (SE) Bupati. ”Upaya tersebut hendaknya juga benar-benar dipahami warga, untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pati,” tandasnya.

Camat Tlogowungu Drs Jabir MH bersama jajaran Forkopimcam setempat, Selasa (2/2) tadi pagi melakukan sosialisasi berkait perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), baik kepada masyarakat, pedagang pasar desa, dan kolam renang.

Dengan demikian, lanjutnya, sasarannya diharapkan benar-benar lebih maksimal, selain masyarakat dan pedagang pasar desa juga rumah duka dan kolam renang yang masih buka. Hasilnya pun ditemukan, bahwa beberapa warga dan pengunjung pasar yang belum memakai masker, maka petugas pun menegur yang bersangkutan.

Di sisi lain, kepada mereka yang belum memakai masker juga diberikan masker, agar dipakai sehingga dan juga diminta agar mereka jangan mengabaikan protokol kesehatan (prokes). Yakni, agar menghindari kerumunan, menjaga jarak, mencuci tangan memakai sabun, serta memakai masker jangan sampai diabaikan.

Sedangkan yang berkait dengan keberadaan kolam renang, pihaknya mengimbau agar pemiliknya menutup kegiatan usaha itu. ”Paling tidak sampai berakhirnya PPKM,  yaitu sampai Senin (8/2) pekan depan,” imbuhnya.