Pangkalan Truk di Muktiharjo Uji Coba Sampai Tiga Bulan

0
98
Truk yang tiap hari mangkal di pangkalan Desa Muktiharjo, Kecamatan Margorejo, masih dalam tahap uji coba di bawah kendali dan pengawasan Dinas Perhubugan (Dishub) Kabupaten Pati.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Fasilitas pangkalan truk yang disediakan pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pati, di Desa Muktiharjo, Kecamatan Margorejo ini sudah berlangsung selama dua pekan. Lokasi tepatnya, adalah di depan Stadion Joyo Kusumo atau di pinggir jalan raya Pati-Tlogowungu atau Pati-Gembong.

Demikian, bagi warga yang hendak membutuhkan meterial bangunan utamanya pasir dari Muntilan, bisa datang sewaktu-waktu datang ke lokasi tersebut. Jika sopir truk yang bersangkutan masih belum siap di lokasi rata-rata sudah memasang nomor Hp pada bagian truknya sehingga masyakat yang membutuhkan, termasuk truk yang belum bermuatan juga ada.

Ditanya berkait dengan penyediaan fasilitas tersebut, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pati, Teguh Widyatmoko AP MSi menjelaskan, bahwa pemanfaatan pangkalan truk ini sifatnya baru uji coba, dan baru berlangsung sekitar dua pekan. ”Semula para sopir truk pengangkut material bangunan, utamanya pasir muntilan mangkal dan mengambil tempat di pertigaan Yakem,”ujarnya.

Selain disediakan fasilitas ruang tunggu bagi para sopir truk yang harus menunggu muatannya sampai laku (atas) juga disediakan tenda (bawah).

Mengingat tempat mangkal mereka waktu di pertigaan tersebut mengambil lokasi di pinggir jalan, maka Dishub harus menampung mereka ke tempat yang aman. Yakni, di lokasi pangkalan truk yang tidak sulit dicari bila ada warga yang membutuhkan, sehingga kesempatan berikutnya sampai kira-kira tiga bulan mendatang adalah masa uji coba.

Dengan demikian, dalam kurun waktu tersebut warga sudah mengetahui bahwa truk-truk pengangkut material yang sebelumnya mengambil tempat di pertigaan Yakem sudah berpindah di pangkalan yang disediakan pihaknya. Karena itu, untuk tahapan uji coba ini akan dilaksanakan selama tiga bulan sampai pemandaatan fasilitas ini berlaku selama ini.

Sedangkan pemanfaatan fasilitas pangkalan truk, maka truk yang memanfaatkan fasilitas tersebut juga akan diatur lebih lanjut. ”Hal itu adalah hal-hal yang menyangkut retribusi, maka kami masih melakukan penataan pintu keluar yang terlalu sempit untuk akses jalan membelok untuk  menuju ke jalan raya,” imbuhnya.