Ruas Jalan Objek Wisata Pohgading-Jolong Juga Ditingkatkan dengan Dana Banprov Jateng

0
95
Tim survei Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, diketuai Kepala Seksi (Kasi) Jalan, Hasto Utomo tengah melakukan pengecekan ruas jalan Pohgading-Jolong.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam Tahun Anggaran 2021, kembali mengalokasikan dana Bantuan Provinsi (Banprov) untuk peningkatan jalan mencapai miliaran rupiah. Di Tahun 2020 lalu, bantuan tersebut nilainya mencapai Rp 13 miiar lebih, untuk peningkatan akses ruas jalan Bajomulyo dengan rigid beton senilai Rp 8 miliar.

Selebihnya Rp 5 miliar untuk kepetingan sama, tapi akses ruas jalan Karangmangu juga di Bajomulyo yang melintas di depan Tempat Pelalangan Ikan (TPI) Unit II Bajomulyo Juwana. Kedua ruas jalan tersebut, kini sudah berfungsi maksimal, dan nanti sebagai penunjang akses ruas jalan menuju kolam tambat kapal di kawasan Pulau Seprapat Juwana.

Karena itu, papar Kepala Seksi (Seksi) Jalan Bidang Binamarga DPUTR Kabupaten Pati, Hasto Utomo, pihaknya mengusulkan satu kali lagi paket peningkatan ruas jalan yang menyambanung dari Karangmangu ke ruas Jl Hang Tuah. ”Ruas jalan ini akan menuntaskan permasalahan permasalahan tersebut, khususnya untuk kendaraan pengangkut ikan yang hendak keluar dari TPI Unit II dan Unit I Bajomulyo Juwana,”ujarnya.

Tim survei Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, diketuai Kepala Seksi (Kasi) Jalan, Hasto Utomo tengah melakukan pengecekan ruas jalan Pohgading-Jolong.

Ternyata, lanjutnya, yang disetujui adalah alokasi anggaran untuk peningkatan ruas jalan Pohgading, Kecamatan Gembong ke Jolong, di Desa Sitiluhur, di wilayah yang sama. Sedangkan akses ruas jalan antarkedua desa tersebut, merupakan akses menuju objek wisata Jolong yang sudah saatnya untuk ruas jalan dipecah dua.

Maksudnya, satu ruas jalan khusus untuk pengunjung yang menuju objek wisata tersebut lewat Pati-Tlogowugu-Guwo, Ketanggan, Kecamatan Gembong, Gondorio-Jolong, Desa Sitiluhur, di wilayah kecamatan yang sama. Dengan demikian, jalur sempit ini tidak untuk bersimpangan kendaraan yang hendak menuju maupun keluar dari Jolong, mengingat di pinggir ras jalan tersebut juga terdapat tebing dan tikungan tajam.

Dengan demikian, untuk akses jalan keluar dari objek wisata Jolong harus lewat ke Desa Pohgading, Bageng, Gembong ke Pati, sehingga antara yang masuk dan keluar tidak bersimpangan. ”Banprov untuk kepentingan tersebut alokasinya mencapai Rp 5 miliar, sehingga antara Banprov 2020 dan 2021 besar alokasinya sama, yaitu Rp 13 miiar.

”Untuk Banprov Jawa Tengah yang 2021 sebesar Rp 8 miliar utuk peningkatan ruas jalan Beketel Kecamatan Kayen sampai Maitan, Kecamatan Tambakromo,” imbuh Hasto Utomo.