Kemarin Pemakaman Empat Jenazah Standar Protokol Covid-19, Hari Ini Sampai Tengah Hari Tiga Jenazah

0
136
Ambulans pembawa peti jenazah datang bersama Tim Pemakaman Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk pemakaman jenazah dengan standar protokol Covid-19, di Pemakaman Katholik dari Yayasan Kematian Gotong-royong Pati, Kamis (7/1) 2021 hari ini.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Jika dicermati dari pelaksanaan pemakaman jenazah dengan standar protokol Covid-19 di Pati, siapa pun warga setempat boleh sedikit merasa lega, karena ada kecenderungan kondisinya mulai landai. Lihat saja, Selasa (5/1) 2021 lalu, hanya ada satu pemakaman jenazah seorang perempuan di Desa/Kecamatan Sukolilo.

Menyusul hari berikutnya, atau hari keenam Tahun 2021, berdasarkan keterangan yang dihimpun ”Samin News” menyebutkan, bahwa tim hanya memakamkan empat jenazah sejak pagi hingga petang hari. Dimulai dari pemakaman jenazah seorang laki-laki, warga Desa/Kecamatan Wedarijaksa, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ngalaban desa setempat yang sebelum meniggal sempat dirawat di Rumah Sakit (RS) As-Suyuthiyyah Guyangan, Trangkil.

Hal tersebut diikuti pemakaman berikutnya, untuk jenazah seorang perempuan, warga Dukuh Gambiran, Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, di TPU Tegal Kerti dukuh setempat. ”Sebwlum meninggal almarhumah sempat dirawat di Rumah Sakit (RS) Keluarga Sehat Hospital (KSH),” papar salah seorang dari anggota tim pemakaman, Purnama.

Tim pemakaman mengusung peti jenazah sampai di atas lubang pemakaman.

Masih pemakaman di hari yang sama (keenam), selesai dari Gambiran, tim langsung bergerak menuju Desa Tawangrejo, Kecamatan Winong, untuk memakamkan jenazah seorang laki-laki. Sebelum meninggal almarhum pun sempat di rawat di rumah sakit yang sama, yaitu RS KSH Pati, sehingga mobil pengantar jenazah pun berasal dari RS tersebut.

Selesai itu, tim mempunyai sedikit kesempatan untuk beristirahat sejenak di Posko-nya, di pinggir jalan raya Pati-Kudus. Sebab, ambulans dari rumah sakit itu ganti mengantar jenazah lain ke wilayah Kabupaten Rembang, sehingga pemakaman satu jenazah lainnya asal Pati terpaksa harus menunggu sampai selesai shalat mahgrib.

Tim pemakaman tengah melakukan pengurukan/penutupan lubang makam.

Itulah pemakaman jenazah ke empat (terakhir) dalam pemakaman di hari keenam, yaitu jenazah seorang perempuan, warga Desa Guwo, Kecamatan Tlogowungu. Sebelum meninggal, almarhumah juga sempat dirawat di Rumah Sakit (RS) Keluarga Sehat Hospital (KSH), sehingga dalam sehari saja RS tersebut di Pati harus mengirimkan tiga jenazah yang harus dimakamkan oleh tim.

Selesai pengurukan/penutupan lubang makam proses berikutnya adalah penanaman nisan di pusara makam almarhumah.

Menjawab pertanyaan, tim menambahkan, bahwa pada Rabu (6/1) malam tim tidak melaksanakan pemakaman, sehingga semalam mereka bisa istirahat. Akan tetapi, pagi-pagi sekali tim sudah mendapat perintah melaksamakan persiapan pemakaman, untuk jenazah seorang perempuan di Tempat Pemakaman Umat Katholik, di Dukuh Ngagul, Desa Muktiharjo, Kecamatan Margorejo, Kamis (7/1) 2021 atau hari ketujuh, hari ini.

Selesai itu, tim pun harus bersiap-siap melakukan pemakaman kedua juga jenazah seorang perempuan, warga Desa Growong Lor, Kecamatan Juwana. Sebelum meninggal hari ini sekitar pukul 05.30, almarhumah sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) RAA Soewondo Pati yang harus dimakamkan oleh tim di di TPU Bogo, Juwana.

Terakhir dari proses tahapan pemakaman tersebut, adalah penyemprotan disinfektan oleh tim di pusara makam almarhumah.

Akan tetapi selesai pemakaman di Juwana, tim kembali mendapat perintah melakukan pemakaman lagi jenazah seorang laki-laki, warga Dukuh Ngablak, Desa Pohgading, Kecamatan Gembong. ”Sebelum meninggal sekitar pukul 08.48, almarhum sempat dirawat di RS KSH Pati,”imbuhnya.