Hari Keduapuluh: Sampai Pukul 11.00 Tadi Selesai Dimakamkan Dua Jenazah Standar Protokol Covid-19

0
111
Tim Pemakaman Badan Penanggulangan Benacana Daerah (BPBD) Pati saat mengusung peti jenazah menuju lubang makam, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bandil, Desa Payang, Kecamatan Pati, Rabu (20/1) 2021 hari ini.

SAMIN-NEWS.com,PATI – Memasuki hari keduapuluh 2021, Rabu (20/1) hari ini mulai pukul 09.00 hingga 11.00 tadi, Tim Pemakaman Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati selesai memakamkan dua jenazah standar protokol Covid-19. Di antaranya, yaitu jenazah seorang laki-laki, warga Desa Payang Kecamatan Pati.

Untuk lokasi pemakamannya,papar salah seorang di antara mereka, Purnama, adalah Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bandil desa setempat. Hadir dalam kesempatan itu sejumlah perangkat Desa Payang dan juga petugas dari Puskesmas Pati II, dan untuk kondisi lubang makam muncul rembesan air yang terpaksa harus dikuras menggunakan genset.

Di sisi lain, dampak dari rembesan air di lubang makam, maka dinding lubang di sisi kiri dan kenan sempat ambrol. ”Untuk mengembalikan agar lubang makam tidak ambrol, maka hal itu disiasati dengan memasang penguat dari rangkaian lembaran triplek barulah dinding lubang makam aman, dan peti jenazah pun bisa dimasukkan ke dalam lubang,” ujarnya.

Tim ketika memasukkan peti jenazah ke dalam lubang pemakaman.

Selesai memakamkan jenazah seorang laki-laki, warga Desa Payang di TPU setempat, tim juga kembali mendapat informasi untuk bergeser tugas  ke lokasi lain. Sebelum itu, Purnama sempat menjeaskan bahwa jenazah lelaki yang dimakamkan, sebelum meninggal sempat dirawat di Rumah Sakit (RS) Fastabiq Sehat Pati.

Sedangkan jenazah berikutnya yang harus dimakamkan, adalah seorang perempuan yang meninggal dan sempat dirawat di RSUP dr Kariadi Semarang. Hanya saja lokasi pemakamannya dari kota Pati terhitung cukup jauh, karena almarhumah adalah warga Desa Tamansari, Kecamatan Jaken yang berbatasan dengan wilayah Kecamatan Kaliori Rembang.

Proses terakhir selesai pengurukan/penutupan lubang makam, adalam penanaman nisan kayu, di pusara makam almarhum.

Selesai pemakaman jenazah seorang perempuan di Desa Tamansari, tim pun kembali ke Posko-nya, di pinggir jalan raya Pati-Kudus, untuk istirahat atau menunggu perintah berikutnya. Akan tetapi, harapan mereka tetap tidak jauh berbeda dengan hari-hari sebelumnya, yaitu pemakaman dengan standar protokol  Covid-19 segera berakhir.

Karena itu, lebih baik tidak pihaknya yang berharap melainkan seluruh warga Pati, agar merebaknya pandemi Covid-19 ini segera berakhir. ”Sebab, kami memang selalu mengharap mengiringi pelaksanaan tugas pemakaman, hanya saja antara harapan dan kenyataan hasil akhirnya berbeda,” selorohnya.