Pemdes Panggung Royom Punya PR Bangun Transparansi Pemerintahan

0
51
Kepala Desa Panggung Royom, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, Hadi.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Kepala Desa Panggung Royom, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati Hadi mengatakan bahwa Pemdes kini mempunyai pekerjaan rumah yang segera dikerjakan. Hal ini dimaksud adalah membangun budaya transparansi pada pengelolaan pemerintahan.

“Progam selanjutnya dari kami adalah dengan membangun iklim transparansi pengelolaan anggaran juga terkait dengan biaya-biaya,” katanya kepada wartawan di kantornya, Rabu (16/12/2020).

Dirinya menilai, dalam proses pelaksanaan pemerintahan tidak akan berjalan sesuai harapan masyarakat. Jika di dalamnya tidak ada unsur transparansi. Dimana, terkait laporan maupun program kegiatan perlu diketahui bersama elemen masyarakat.

Bahkan, dalam PR yang hendak dikerjakan oleh Pemdes Panggung Royom bukan hanya itu saja. Pasalnya, selain membangun SDM juga sesuai apa nawacita pemerintah pusat yaitu pembangunan infrastruktur. Pihaknya menyebut hendak melakukan pemindahan lapangan sepak bola desa.

“Dan yang kedua nanti ada program pemindahan lapangan. Karena yang lama itu sudah tidak ada kemauan dari masyarakat,” urai Hadi.

Pemindahan lapangan ini, kata dia insyaallah bulan Januari nanti akan dimulai. Itu semua dari tanah Kepala Desa. Karena dari BPD, dari rakyat semuanya sudah sepakat untuk itu. Pengganti dari lapangan yang ada di timur (lapangan lama). Nanti kalau lapangannya sudah jadi, tinggal pengembangan untuk apa saja bakal dimanfaatkan.

“Iya mulai bulan Januari mulai dibangun, dan mudah-mudahan dapat biaya tambahan di luar dari yang kita anggarkan dari APBDes yang ada. Karena tidak mencukupi. Dengan perencanaan rinciannya menghabiskan 2,5 miliar,” jelasnya.

Pihaknya menilai, dalam proses pembangunan pemindahan lapangan ini dari tempat lama membutuhkan biaya yang lumayan. Dimana dibutuhkan tambahan dari luar pihak desa. Dan pihaknya berharap ada sinergitas yang dibangun untuk mensukseskan pekerjaan tersebut.

Oleh sebab itu, ucap Hadi mulai dari masyarakat hingga karang taruna untuk mengajukan proposal. Entah itu di Pemkab, provinsi bahkan pusat. Untuk tambahan dana pembangunan lapangan tersebut.