Jelang Hari Korupsi Sedunia, Kita Dikado Tertangkapnya Dua Menteri

0
37

DALAM waktu yang berdekatan, dua anggota kabinet Jokowi tersandung oleh tindak pidana korupsi. Menteri Perikanan dan Kelautan, Edhy Prabowo ditetapkan sebagai tersangka kasus suap ekspor benih lobster pada 26 November. Menteri Sosial, Juliari Batubara dinyatakan sebagai tersangka dalam kasus penyelewengan dana bansos Covid-19 pada 4 Desember.

Kejadian yang beruntun tersebut tentu bisa memperburuk citra pemerintah yang dipimpin oleh Jokowi. Terlebih ketika negara sedang terseok menghadapi pandemi virus corona berikut semua dampak yang mengikutinya.

Selama ini pandemi Covid-19 sekiranya menjadi salah satu fokus serius pemerintah. Namun, fokus itu tercoreng oleh kenyataan penetapan status tersangka pada dua menteri dalam waktu yang relatif beriringan.

Persoalan ini tentu sangat disesalkan, pasalnya ketika pejabat publik yang seharusnya ikut berjibaku dengan rumitnya penanganan pandemi justru seolah menunjukkan fakta bahwa mereka terkesan buta mata dan buta hati.

Kasus korupsi yang melibatkan dua anggota kabinet Jokowi patut disikapi secara serius. Tidak bisa dipandang sebelah mata. Sikap tegas pemimpin tertinggi dinantikan agar luka yang sementara menganga tidak boleh ditambah dengan persoalan-persoalan baru.

Terlebih, 9 Desember mendatang adalah peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia). Tentu sangat ironi ketika Hakordia yang ditetapkan pemerintah sebagai bentuk upaya penyadaran publik bahwa korupsi adalah kejahatan luar biasa, justru disambut oleh rentetan kejadian luar biasa atas penangkapan dua menteri dari kabinet Jokowi.

Atau mungkin jika kita maknai dengan sudut pandang yang berbeda, barangkali penangkapan atas dua menteri tersebut menjelang Hakordia merupakan sebuah kado kepada masyarakat Indonesia yang telah dengan seenak jidatnya dikadali oleh pemerintah.

Namun jika kita berandai menjadi seorang pejabat publik, tentu kebetulan kali ini sudah seharusnya menjadi warning dan tanda alarm bagi semua pihak untuk lebih waras dan tidak mudah tergoda oleh buaian belenggu tindak pidana korupsi.

Yahh, sederhananya mungkin keadaan memang sedang memberikan kado pada kita semua di peringatan Hakordia 2020 dengan tertangkapnya dua menteri tersebut !