Gencar Sosialisasi Tidak Ada Kesadaran Prokes, Muntamah: itu ‘Nonsense’

0
35
Anggota Dewan Pati dari Fraksi PKB, Muntamah.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Pemerintah gencar mensosialisasikan kebijakan upaya menerapkan protokol kesehatan di tengah masyarakat. Hal ini dimaksudkan supaya semua pihak mempunyai kesadaran terhadap protokol kesehatan. Teranyar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab Pati) menerapkan kembali kebijakan pembatasan jam malam yang dimulai pukul 22.30 sampai dengan pukul 04.00 WIB.

Akan tetapi, masifnya giat sosialisasi oleh pemerintah itu juga dipengaruhi sikap masyarakat. Karena, upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 dengan regulasi apapun jika tidak didukung dengan kesadaran masyarakat, maka hasilnya juga tidak maksimal.

“Langkah masif untuk meningkatkan pencegahan Covid-19 ya tetap tidak lain, kita harus punya kesadaran protokol kesehatan. Ya, masing-masing orang punya kesadaran, jika tidak, itu ya Nonsense,” ungkap anggota dewan DPRD Pati, Muntamah kepada Saminnews di Kantornya beberapa waktu lalu.

Pihaknya menegaskan, walaupun eksekutif atau pemerintah melakukan sosialisasi secara intensif. Akan tetapi, jika tidak punya kesadaran untuk menerapkan protokol kesehatan itu. Maka pihaknya menilai hal tersebut adalah suatu yang nonsense (omong kosong, red).

Karena, usaha untuk menangani dan mengatasi wabah pandemi tersebut akan sia-sia belaka. Sebabnya, dinilai antara pemerintah maupun masyarakat punya kesungguhan dalam memutus penyebaran Covid-19 utamanya di Kabupaten Pati.

“Maka semua pihak harus ada kesadaran menerapkan protokol kesehatan. Untuk dirinya sendiri, bagi keluarganya, dan juga mengingatkan masyarakat lingkungannya,” tambah legislator asal PKB itu.

Adapun jika semua pihak menerapkan itu, kata Muntamah Insyaallah dalam upaya menanggulangi tingginya kasus Covid-19 di Kabupaten Pati bisa bisa dilakukan. Sebagaimana keterangan pemerintah pusat bahwa Kabupaten Pati disebut berada zona merah selama 11 pekan berturut-turut lantaran data menunjukkan perkembangan kasus konfirmasi maupun meninggal Covid-19. (ADV)