Semalam Berlangsung Pengecoran Rigid Beton Terakhir di Ruas Jalan Bajomulyo

0
59
Pelaksanaan pekerjaan pengecoran rigid beton ruas jalan Bajomulyo, Kecamatan Juwana untuk segmen yang terakhir, Jumat (13/11) malam.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Memasuki pekan kedua bulan kedua dimulainya pelaksanaan pekerjaan peningkatan ruas jalan dengan kontruksi rigid beton di jalan Bajomulyo, Kecamatan Juwana, benar-benar pekerjaan yang menyita banyak tenaga. Sebab, hal tersebut mengingat hari kalender pelaksanaan pekerjaan tersebut amatlah pendek, karena dimulai sejak 3 Oktober dan Desember mendatang harus sudah tuntas.

Dengan penandatangan kontrak seperti itu, maka rekanan pememang tender proyek tersebut adalah sebagai pekerjaan tantangan. Apalagi, pelaksanaan pekerjaan peningkatan ruas jalan tersebut tidak hanya semata-mata rigid beton melainkan ada pekerjaan pemasangan talut penahan di sisi kiri dan kanan jalan yang tingginya mencapai 2,2 meter, panjang sisi kiri (barat) 387,5 meter dan panjang susu kanan (timur) 320,5 meter.

Salah seorang pelaksana lapangan rekanan yang  bersangkutan, Eddy, ketika ditanya berkait hal tersebut menegaskan, jika sisa pengecoran rigid beton  dilakukan pada malam hari, hal itu untuk mendapatkan ruang gerak cepat bagi kendaraan pengangkut material beton. ”Apalagi, jika hal itu dilaksanakan pada siang hari, arus lalu lintas di ruas  jalan yang dilewati juga sangat padat, utamanya ruas jalan di Dukuh Karangmangu, Desa Bajomulyo,”ujarnya.

Pelaksanaan pekerjaan pengecoran rigid beton ruas jalan Bajomulyo, Kecamatan Juwana untuk segmen yang terakhir, Jumat (13/11) malam.

Berbeda dengan pelaksanaan pekerjaan di malam hari, lanjutnya, untuk arus lalu lintas sudah berkurang sehingga kendaraan pembawa meterial beton lebih cepat bergerak tiba di lokasi pengecoran. Dengan demikian, hal tersebut juga berlangsung dan cepat selesai, tinggal nanti menunggu umur beton memenuhi syarat untuk dilalui kendaraan bermuatan berat.

Apalagi, untuk membuka akses jalan dengan rigid beton di ujung pertigaan menuju kolam tambat kapal juga belum bisa dilakukan, tapi harus menunggu dilakukan pengetesan kemampuan rigid beton tersebut menahan beban. Pengetesan baru akan dilaksanakan Senin (16/11) pekan depan, sehingga jika sudah memenuhi syarat tetap akan langsung dibuka.

Dengan demikian, arus lalu lintas di ujung tersebut akan bisa bergerak menuju kolam tamnbat kapal dan ke selatan sampai batas lokasi ”coolstorage” paling selatan. ”Selama nunggu umur beton hasil pengecoran cukup, maka pelaksanaan pekerjaan yang masih harus dituntaskan adalah penataan bahu jalan baik sisi kiri maupun kanan,”imbuh Eddy.