Pemerintah Wacanakan Simulasi Pembelajaran Tatap Muka

0
20
Kepala Seksi SMA dan Sekolah Luar Biasa pada Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Jawa Tengah, Haryanto.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Akibat munculnya virus corona desease (Covid-19) di Indonesia, tidak terkecuali di Kabupaten Pati membuat sektor pendidikan terdampak oleh virus tersebut. Hal ini membuat pemerintah mengambil kebijakan dengan menerapkan Pembelajaran Jarak jauh (PJJ) melalui daring.

Namun bukan berarti, kondisi PJJ ini akan sepenuhnya diterapkan ke depan. Pasalnya, ada beberapa kasuistik penyampaian materi kepada siswa lebih komprehensif dilakukan secara manual. Sehingga, syaratnya yaitu dengan hadirnya antara siswa dan guru di ruang kelas.

“Untuk menyikapi hal tersebut, kita ada wacana penggunaan pembelajaran secara tatap muka, secara manual. Bukan dengan PJJ atau melalui daring,” ujar Kepala Seksi SMA dan Sekolah Luar Biasa pada Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Jawa Tengah, Haryanto kepada Saminnews, Jumat (13/11/2020).

Wacana pembukaan pembelajaran tatap muka di Kabupaten Pati bukan seluruh lembaga pendidikan SMA akan melakukan praktik atau simulasi tersebut. Dimana nantinya simulasi hanya dilakukan oleh SMA Jakenan. Karena sifatnya bukan kebijakan secara konvensional, melainkan hanya uji coba.

“Ada wacana pembelajaran tatap muka. Tapi baru uji coba satu sekolah di SMA Jakenan,” Haryanto menjelaskan.

Disamping memang kebijakan oleh pemerintah setempat ini merupakan uji coba pelaksanaan pendidikan di tengah pandemi Covid-19. Maka syarat-syaratnya juga harus disiapkan betul terhadap pimpinan sekolah yang bersangkutan.

“Belum tatap muka secara full ya. Kan kita baru simulasi jadi hanya 100-an siswa yang boleh masuk untuk mengikuti simulasi pembelajaran di dalam kelas,” imbuhnya.

Wacana pembelajaran tatap muka ini, nantinya digunakan oleh satuan pendidikan dalam melaksanakan pembelajaran di tengah pandemi Corona Virus. Meski saat ini disebut telah memasuki era new normal atau kebiasaan baru. Akan tetapi, bukan berarti menanggalkan protokol kesehatan.