Kepala Kemenag Pati: Guru Lakukan Terbaik bagi Profesi dan Anak Didik

0
47
Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati, H. Imron.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Dalam peringatan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2020, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati, H. Imron menilai masih ada yang menganggap guru sebelah mata. Peran serta status guru dianggap kurang punya nilai plus. Padahal guru merupakan sosok pribadi yang kuat dan selalu berbuat yang terbaik untuk profesi dan anak didiknya.

“Memandang profesi guru sebelah mata, mendudukkan seorang guru dalam status sosial belum sepadan dengan ketulusan dan keikhlasan saat membimbing dan mengajar materi pelajaran,” ucapnya kepada Saminnews, Rabu (25/11/2020).

Tidak bisa dipungkiri, maksud tujuan para guru itu tak lain agar anak didik menjadi tahu dan pintar. Mendidik para generasi penerus bangsa dalam meneruskan cita-cita agung pendiri bangsa Indonesia.  dan selalu mendambakan anak didiknya lebih segala-galanya.

“Mulai Ilmu, keterampilan, akhlaqnya bahkan strata pendidikan dan statusnya sendiri. Itu bahkan menjadi kebahagiaan tersendiri dengan tetap tulus menerima semuanya itu,” tegasnya.

Melihat kerja keras serta kerja cerdas dari para guru ini menurut Imron, pemerintah hadir dengan perhatian serta kebijakannya. Perhatian negara pada guru yang paling bermakna adalah diakuinya profesi mereka dengan tersedianya tunjangan profesi bagi mereka. Serta perhatian negara dalam bentuk lain terkait peningkatan kualitas, profesional dan ketrampilan melalui bimtek atau sejenisnya.

Pihaknya menambahkan, dalam momen hari persatuan guru republik indonesia ke 75 dan hari guru nasional tahun 2020 dengan tema “Bangkitkan Semangat Wujudkan Merdeka Belajar” ini, diharap guru selalu semangat dan selalu berinovasi dalam pembelajaran. Terlebih, di masa pandemi covid-19 sekarang ini membutuhkan semangat juang yang tinggi.

“Guru memang bukan orang hebat tetapi semua orang hebat adalah berkat jasa dari seorang guru. selalu dalam melaksanakan tugas bermuara pada kreatifitas dan dedikasi guru menuju indonesia maju,” katanya.

Pada akhirnya, dikatakannya seorang guru tetaplah menjadi pelita untuk anak bangsa, bakti guru lindungi negeri. Selamat berjuang para pahlawan tanpa tanda jasa, teruslah mencerdaskan generasi penerus bangsa, dengan landasan semangat berjihad dalam berprofesi.