Mandeknya Program Kotaku di Kabupaten Pati

0
26
Tampak depan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Kepala Bidang Kawasan Permukiman pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Febes Mulyono mengatakan Program yang dicanangkan pemerintah untuk mengatasi persoalan kawasan kumuh atau Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Kabupaten Pati mengalami kevakuman. Pasalnya, dalam beberapa bulan ini kegiatan program tersebut tidak ada aktifitas.

“Sementara untuk program Kotaku ini vacum. Sudah ada beberapa bulan. Disamping itu teman-teman Kotaku juga tidak merapat ke kantor. Karena tadi gak ada aktifitas,” katanya saat dikonfirmasi Saminnews, Rabu, (23/9/2020).

Meski demikian, teman-teman Kotaku ada kegiatan lainnya. Beda halnya dengan pelaksanaan program terkait. Vakumnya program Kotaku di Kabupaten Pati, khususnya pada tahun 2020 ini tidak mendapat dana alokasi Kotaku Pusat. Hal ini praktis tidak bisa melaksanakan program tersebut dan tidak ada aktifitas, imbuhnya.

“Untuk tahun ini, kita tidak dapat dana Bantuan Pembangunan Masyarakat (BPM). Beda halnya seperti pada tahun-tahun sebelumnya,” lanjut Febes.

Progam Kotaku, Ia menambahkan sebenarnya merupakan baju baru dari PNPM Perkotaan. Pemerintah berkehendak untuk memenuhi target mengentaskan kawasan atau kota kumuh dengan berbagai sarana dan prasarana yang mendukung.

“Ya karena ada target Universal Access (100-0-100), untuk Kotaku fokus pada intervensi pembenahan kumuh. itu yang menjadi salah satu Indikator Kinerja Utama (IKU) dari Disperkim,” jelasnya.

Di lain sisi, sementara program PNPM desa mandiri di pedesaan ada banyak. Kami mulai tahun 2017 lalu, hanya fokus di wilayah (desa) yang masuk SK Kumuh, tandasnya.