Coredrill Beton Rigid Ruas Jalan Kolam Tambat Kapal

0
40
Menjelang berakhirnya pekerjaan beton rigid untuk akses ruas jalan kolam tambat kapal, dilakukan pengambilan sampel dengan coredrill untuk dilakukan uji lab.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Menjelang berakhirnya pelaksanaan pekerjaan beton rigid di ruas jalan kolam tambat kapal kawasan Pulau Seprapat Juwana, Rabu (16/9) tadi pagi pihak laboratorium Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati melakukan ”coredrill.” Yakni, pengambilan sampel beton tersebut dalam bentuk silinder untuk diketahui berapa tingkat ketebalannya serta kemampuan daya tekannya.

Khusus yang disebut terakhir, hal itu harus dilakukan uji laboratorium yang dimiliki pihak Bidang Binamarga yang terletak di lingkungan bengkel kerja, di Gunungbedah, Desa Sokokulon, Kecamatan Margorejo. Sedangkan unjtuk ketebalan beton rigid tersebut, dari pengambilan sampel yang dilakukan langsung diketahui di lokasi, sesuai ketebalan yang direncanakan atau tidak,  dan jika ternyata kurang dari itu tentu akan dilakukan penghitungan volume riil yang dikerjakan.

Dengan demikian, kata Site Manajer rekanan yang bersangkutan, Amin, dalam melaksanakan pekerjaan beton rigid ini harus benar-benar maksimal agar saat dilakukan test pengambilan sampel hasilnya sesuai standar yang direncanakan. ”Buktinya, hasil test pengambilan sampel dalam bentuk silinder tersebut setelah diukur panjangnya tepat mencapai 25 cm, dan hal itu menunjukkan ketebalan beton rigid tersebut adalah 25 cm,”tandasnya.

Penyiapan median jalan untuk penempatan tiang lampu penerangan di ruas jalan kawasan kolam tambat kapal.

Dari hasil pengambilan sampel sistem ”core drill” tersebut, lanjutnya, ketebalan beton rigid untuk ruas jalan itu benar-benar sesuai yang direncanakan, karena beberapa titik pengambilan sampel itu hasilnya tidak jauh berbeda. Dengan demikian, hasil kinerja yang kini mendekati tuntas ini benar-benar dari sisi kualitas cukup maksimal, karena pemngambilan sampel yang pada ruas timur dan dilakukan sebelumnya menunjukkan hasil maksimal.

Karena itu, sisa beberapa hari kalender ini pihaknya tinggal menyelesaikan kekurangan pekerjaan secara keseluruhan, yaitu pembuatan median jalan dengan lebar satu meter. Mengingat sisa hari kelender sampai akhir pelaksanaan pekerjaan adalah Selasa (29/9), maka sisa waktu yang tersedia masih lebih dari cukup.

Untuk menyelesaikan pekerjaan tahap akhir setelah konstruksi beton rigid, adalah pembuatan median jalan yang akan segera menyusul barang dua atau tiuga hari ke depan. ”Pada bagian akhir sepekan sebelumnya habisnya hari kalender, maka lampu penerangan untuk akses ruas jalan kolam tambat  kapal sebanyak 9 titik,”semuanya juga tuntas,”imbuh Amin.