Sheet Pile yang Terpasang di Pinggir Jalan Menuju Pulau Seprapat Bukan Untuk Tambat Kapal

0
53
Sheet pile yang disalah fungsikan untuk menambatkan kapal.

SAMIN-NEWS.com  PATI – Bagi yang memahami bahwa sheet pile terpasang di sisi kanan jalan menuju kawasan kolam tambat kapal sekitar Pulau Seprapat Juwana, selama ini pasti tertawa dalam hati. Sebab, banyak kapal penangkap ikan yang mendarat dari laut selalu ditambatkan oleh nakhodanya  di sepanjang konstruksi sheet pile tersebut.

Padahal, fungsi konstruksi pasangan material beton pracetak pabrikan ini tak lain unjtuk menahan pada bagian sisi tepi badan jalan siudah tidak lagi mempunyai lahan sebagai bahu jalan, karena langsung berbatasan dengan alur kali. Untuk menghindari agar konstruksi ruas jalan tersebut agar tdak mudah longsor ataupun ambrol, dan tergenang genangan air kali yang pasang maka dipasanglah penahan berupa sheet pile.

Bagian perencana konstruksi jalan Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Samijan, ketika ditanya berkait hal tersebut membenarkan.”Kendati sheet pile dipasang dengan memancangkannya ke dalam tanah dengan kedalaman tertentu dan terukur, bukan berarti bisa digunakan untuk menambatkan kapal,”tandasnya.

Sebab, lanjut dia, konstruksi beton yang satu ini meskipun deretan atasnya dipasang pengikat dengan apa yang disebut ”camping beam” hal itu bukan berarti konstruksi itu sebagai tempat tambatan. Masalahnya jika kapal ditambatkan dengan tali besar yang diikatkan pada bagian sheet pile tersebut tampak sepintas cukup kuat, sebenarnya tidak demikian.

Konstruksi beton tersebut jika terkena tarikan oleh kapal yang ditambatkan bergerak, karena terkena angin atau ada kapal lain melintas dan air menjadi bergerak maka kapal itu pun  akan mengikuti bergerak. Dengan demikian, tali yang diugunakan menambatkan kapal pasti akan tertarik mengikuti bergerakanya kapal tersebut, maka jika hal itu terjadi terus menerus dan oleh banyak kapal maka lama kelamaan konstruksi itu akan mengalami keretakan.

Pada akhirnya suatu saat ”camping beam” tersebut bisa ambrol meskipun untuk kepentingan memperkuat bagian tersebut juga terbuat dari bahan cor beton. ”Lain halnya jika konstruksi beton itu ditekan atau dipancangkan sekuat-kuatnya ke bawah masuk ke dalam tanah, maka kekuatannya akan benar-benar maksimal, sehingga jelas berbeda jika konstruksi beton itu ditarik oleh tali tambat kapal,”papar Samijan.